Ini Bocoran Tim Persis untuk Hadapi PSS

Eli Nasoka (kanan) merayakan gol bersama Johan Yoga (Solopos/Nicolous Irawan)
16 Januari 2019 06:45 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO—Persis Solo mulai membangun kerangka tim untuk kompetisi Liga 2 Indonesia 2019 setelah bangun dari tidur panjang. Manajemen mengindikasikan perombakan besar-besaran setelah mereka hanya mempertahankan sekitar 40% pemain dari skuat musim lalu.

Para pemain tersebut bakal langsung unjuk gigi saat melawan PSS Sleman dalam celebration game di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (19/1/2019).

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Selasa (15/1/2019), Persis bakal membawa 20 pemain dalam laga persahabatan di Sleman. Dari jumlah tersebut, delapan di antara mereka adalah muka lama seperti Eli Nasoka, Tegar Hening Pangestu, Dedi Cahyono Putro, dan Oky Derry. Ada pula kiper Andri Prabowo, Soni Setiawan, Heru Setyawan dan striker muda Roni Saputro. Tak ada nama Tri Handoko, Rudiyana maupun kiper utama musim lalu, Galih Sudaryono, dalam skuat sementara Persis.

“Sekitar 40% pemain yang tampil melawan PSS adalah skuat lama. Sisa 30% dari rekomendasi pelatih [Agus Yuwono] dan 30% dari pemain lokal Solo. Namun pemain lama itu sebenarnya juga sudah melalui rekomendasi pelatih,” beber Manajer Persis, Langgeng Jatmiko, saat berbincang dengan Solopos.com, Selasa.

Langgeng mengatakan celebration game bakal dimanfaatkan untuk seleksi pemain anyar. Meski demikian, dia menyatakan mengantongi 70% kerangka skuat untuk musim 2019 yang terdiri atas pemain musim lalu dan pemain rekomendasi pelatih. Pihaknya berharap kerangka skuat ini dapat tampil solid di musim kompetisi 2019.

“Target kami tetap sama yakni membawa Persis promosi ke Liga 1,” tegas Langgeng yang pernah menjabat sebagai Sekjen Persis pada 2017.

Pelatih Persis, Agus Yuwono, mengatakan siap menerima tantangan dari manajemen untuk membawa Laskar Sambernyawa naik kasta. Dengan ditunjuk sejak awal musim, Agus memang lebih leluasa untuk menentukan komposisi skuat idealnya. “Saya kira hasilnya akan berbeda kalau membangun tim dari awal,” ucap Agus.