Pendukung Persis Sudah Capai dengan Drama Pergantian Pelatih

Kelompok suporter Persis Solo, Pasoepati. (Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
16 Januari 2019 09:00 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO—Kelompok pendukung Persis Solo yang tergabung dalam Pasoepati maupun Aliansi Suporter Surakarta berharap Agus Yuwono (AY) membuktikan diri layak menukangi Laskar Sambernyawa.


Harapan tersebut dilambungkan Pasoepati setelah manajemen Persis resmi mengumumkan AY sebagai pelatih kepala untuk musim kompetisi 2019, Senin (14/1/2019) malam.

Rekam jejak AY di Laskar Sambernyawa memang kurang mentereng setelah gagal membawa tim lolos ke babak delapan besar musim lalu. Saat itu Agus Yuwono hanya memetik empat kemenangan dari sembilan laga yang membuat Persis melorot dari peringkat kedua ke peringkat kelima klasemen akhir Liga 2 wilayah Barat. Di media sosial sejumlah suporter akar rumput mulai menyerukan keraguan mereka terhadap pelatih asal Malang itu.

Perwakilan Aliansi Suporter Surakarta, Hanif Bagas, mengatakan kelompoknya belum bersikap mengenai penunjukan AY sebagai pelatih baru Persis. Namun dia secara pribadi menilai AY layak diberi kesempatan kedua untuk menukangi Laskar Sambernyawa. Menurut Hanif, musim lalu sang pelatih belum optimal meracik strategi karena baru masuk di pertengahan musim menggantikan Jafri Sastra. Dia menggarisbawahi catatan buruk AY pada musim lalu harus menjadi perhatian besar sang pelatih agar lebih baik pada musim ini.

“AY sebenarnya bisa dicoba. Musim lalu kan dia belum bisa menentukan komposisi pemain. Semoga tahun ini dia bisa membuktikan diri,” ujar Hanif saat dihubungi solopos.com, Selasa (15/1/2019).

Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, berharap penunjukan Agus Yuwono sudah dipikirkan manajemen secara matang. Menurut Rio, sapaan akrabnya, suporter sudah capai dengan drama ganti-ganti pelatih yang dilakukan Persis musim lalu. Musim lalu Persis sempat dibesut Freddy Muli di masa persiapan jelang kompetisi. Namun perannya mendadak digantikan Jafri Sastra menyusul pengunduran diri Freddy menjelang kompetisi bergulir. Di tengah kompetisi, Persis memecat Jafri dan menggantinya dengan AY hingga laga pamungkas fase penyisihan.

“Semoga penunjukan AY benar-benar menjadi wujud ambisi tim untuk promosi ke Liga 1,” ujar Rio.

Manajer Persis, Langgeng Jatmiko, menegaskan pemilihan AY sebagai pelatih Persis sudah melalui pertimbangan matang. Menurut Langgeng, AY telah menyanggupi target dari manajemen untuk membawa Persis lolos ke Liga 1 musim depan.

“Pelatih juga sedikit banyak sudah paham atmosfer Persis karena musim lalu pernah memimpin di sembilan laga. Yang jelas musim ini pelatih bisa leluasa untuk menentukan komposisi idealnya sendiri,” ujarnya.