Persis Solo Pindah ke Bekasi, Pasoepati di Jabodetabek Campur Aduk

Pemain Persis Solo, Tri Handoko Putro, mencetak gol dengan menanduk bola ke gawang Aceh United FC dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Wilis Kota Madiun, Senin (3/9 - 2018) sore. (Abdul Jalil/Madiunpos.com)
16 Januari 2019 07:40 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO -- Rencana manajemen Persis Solo untuk menjadikan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, sebagai homebase sementara di Liga 2 2019, diprotes kelompok suporter yang berdomisili di Soloraya. Namun sebaliknya rencana ini menjadi kabar bahagia bagi suporter Persis yang merantau di Jabodetabek.

Ketua Pasoepati Jakarta, Eko Wandowo, mengaku senang sekaligus sedih saat mendengar Persis bakal bermarkas di Stadion Patriot. “Kami hanya berharap Stadion Patriot bisa memberi semangat baru agar Persis bisa berprestasi.”

Manajer Persis, Langgeng Jatmiko, mengatakan ada dua poin utama yang membuat manajemen menjatuhkan pilihan pada Stadion Patriot. Pertama, dukungan suporter yang cukup solid di Jabodetabek. Kedua, Stadion Patriot diharapkan dapat memberi tuah seperti saat Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 musim 2017.

Juara musim 2018, Persija, juga sempat bermain di Stadion Patriot dalam sejumlah laga. “Saya pribadi sudah ngobrol dengan sesepuh Pasoepati di Jabodetabek. Mereka mengaku siap all out mendukung Persis,” ujarnya.

Di lain sisi, sikap keras disampaikan Aliansi Suporter Surakarta. Perwakilan kelompok tersebut, Hanif Bagas, mengatakan Aliansi Suporter Surakarta membuka opsi turun ke jalan apabila tuntutan suporter terkait homebase sementara tidak digubris. Aliansi Suporter Surakarta sendiri terdiri atas elemen Surakartans, Pasoepati, dan Bobotoh.

“Bisa saja kami menggelar aksi, syukur-syukur bisa jadi satu dengan Pasoepati turun ke jalan. Namun untuk kepastiannya mungkin baru besok [Rabu 16/1/2019],” tuturnya.

Menurut Hanif, pemilihan Stadion Patriot kurang logis jika melihat banyaknya stadion yang cukup representatif di sekitar Solo. Dia menyebut Stadion Wilis, Stadion Trikoyo, Stadion Sriwedari hingga stadion di Salatiga atau Magelang dapat menjadi alternatif kandang sementara sembari menunggu selesainya renovasi Stadion Manahan. “Kami jelas menyayangkan keputusan ini.”

Di sisi lain, suporter Persis Solo yang berdomisili di Jabodetabek menyambut baik kepindahan tim ke Bekasi. Ketua Pasoepati Bekasi, Wakhid Khoirudin, mengatakan penunjukan Stadion Patriot dapat melepas dahaga suporter di perantauan yang ingin medukung langsung timnya. Pasoepati Bekasi sendiri memiliki 50 anggota aktif.

“Namun tak dipungkiri kami juga sedih karena khawatir Persis kehilangan ruhnya, seperti pengalaman saat di Madiun.”