Plt Ketua Umum PSSI Bakal Diperiksa Satgas Antimafia Bola

Joko Driyono (Antara Foto/Nyoman Budhiana)
22 Januari 2019 21:55 WIB Newswire Indonesia Share :

Solopos.com, JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Diryono, bakal diprediksi Satgas Antimafia Bola. Pria yang akrab disapa Jokdri akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan pengaturan skor di sepak bola Indonesia.

Jokdri resmi menjadi Plt Ketum PSSI setelah Edy Rahmayadi memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketum PSSI. Jika tak ada usulan untuk Kongres Luar Biasa, Jokdri bakal menjadi Ketum PSSI hingga akhir periode ini. Sebelum menjalani jabatan barunya, Jokdri bakal menjadi saksi dalam kasus pengaturan skor.

Dia dipanggil sebagai saksi pada kasus pengaturan skor di Liga 3 Indonesia antara Persibara Banjarnegara vs Persekabpas Pasuruan. Dia akan menjalani pemeriksaan pada Kamis (24/1/2019) pukul 14.00 WIB.

"Bapak Joko Driyono dipanggil sesuai dengan agendanya pada Kamis, 24 Januari 2019, pukul 14.00 WIB di Polda Metro," kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono, seperti dikutip dari Suara.com, Selasa (22/1/2019).

Tak hanya Jokdri, Wakil Bendahara Umum PSSI Irzan Pulungan ikut dipanggil pada hari yang sama, pada pukul 11.00 WIB. "Saudara Wakil Bendahara Umum Irzan Pulungan juga dipanggil pada Kamis, 24 Januari 2019 pukul 11.00 WIB," tambahnya

Pemanggilan Joko dan Irzan tersebut adalah tindak lanjut dari pelaporan mantan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani. Sebelumnya, polisi telah memeriksa Sekjen PSSI Ratu Thisa Destria dan Bendahara Umum PSSI Berlinton Siahaan.

Sebelumnya, Satuan Tugas Anti Mafia bola kembali menetapkan 5 orang tersangka terkait kasus pengaturan skor yang terjadi di Liga 2 dan Liga 3 2018. Sejauh ini sudah ada total 11 orang yang menjadi tersangka dalam kasus pengaturan skor termasuk anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng.

Sumber : Suara.com