Tri Handoko Merapat ke PSMS Medan

Para pemain Persis Solo merayakan gol (Solopos/Nicolous Irawan)
30 Januari 2019 09:40 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Striker Persis Solo musim lalu, Tri Handoko, selangkah lagi bakal membela klub Liga 2 2019, PSMS Medan. Pemain yang akrab disapa Ndok itu dikabarkan telah menjalin kesepakatan dengan Tim Ayam Kinantan. Kepindahan Tri Handoko ke PSMS kontan memunculkan pertanyaan soal siapa yang akan menghuni lini serang Persis mengingat Rudiyana sebelumnya sudah hijrah ke Bogor FC.

Sebelum memastikan bergabung ke PSMS, Tri Handoko sebenarnya sudah melempar sinyal tak akan bertahan di Persis. Beberapa hari lalu striker 29 tahun itu mengunggah status di media sosial yang bertuliskan “hijau kelihatannya lebih menggoda” Tak lama kemudian Ndok mengunggah foto saat dirinya tengah mengenakan jersey Persis sembari menuliskan kalimat “siapa cepat dia dapat” dengan huruf berwarna hijau.

Banyak yang menduga Ndok bakal berlabuh ke PSS Sleman, klub yang pernah dibelanya musim 2010, 2015 dan 2016. Namun dia ternyata berlabuh ke PSMS yang musim lalu terdegradasi dari Liga 1. Tri Handoko mengakui PSMS menjadi tim yang paling serius mendekatinya.

Sementara itu tim lamanya yakni Persis justru sama sekali tak menghubunginya setelah pembubaran tim musim lalu. “Tidak ada omongan sama sekali. Ya sudah, saya memilih yang serius,” ujar Tri Handoko saat dihubungi Solopos.com, Selasa (29/1/2019).

Tri Handoko mengatakan proses kontraknya dengan Ayam Kinantan tinggal menunggu finalisasi. Dalam waktu dekat, dia akan terbang ke Medan untuk mengurus penyelesaian transfer. Disinggung soal dirinya yang harus jauh dari keluarga lantaran memilih PSMS, dia menyebut hal itu sebagai risiko pemain profesional.

PSMS memang menjadi klub luar Jawa pertama Ndok selama berkarier di sepak bola. Sebelumnya Tri Handoko bergabung dengan PSS, Persis, PSIM Jogja, Persipa Pati dan Perserang Serang. “Saya tetap harus memberikan yang terbaik. Untuk sekarang, saya ingin menghabiskan sisa waktu dengan keluarga dulu.”

Manajer Persis, Langgeng Jatmiko, mengakui sebelumnya tidak menghubungi Tri Handoko untuk pembentukan tim di Liga 2 2019. Ndok sendiri tak disertakan Persis saat menjalani celebration game melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, 19 Januari 2019 lalu. “Memang belum ada pendekatan. Untuk pos striker, sejauh ini kami baru menyeriusi Azka Fauzi dan M. Isa,” ujar Langgeng.

Kepindahan Tri Handoko tentunya menjadi peringatan kesekian bagi manajemen untuk segera bergerak cepat di bursa transfer. Apalagi belum lama ini duo Persis musim lalu, Dedi Cahyono dan Eli Nasoka merapat ke Cilegon United untuk Piala Indonesia.

Dedi dan Eli bahkan menjadi starter di laga 32 besar melawan Madura United. Tidak menutup peluang mereka dipermanenkan Cilegon United untuk Liga 2 2019. Demikian halnya dengan trio Tegar Hening Pangestu, Soni Setiawan dan Heru Setyawan yang kini membela PSIS Semarang di Piala Indonesia.