Leicester City Vs Manchester United: Hati-Hati MU!

Aksi pemain Manchester United, Paul Pogba, dalam pertandingan pekan ke-23 Liga Inggris melawan Brghton & Hove Albion di Stadion Old Trafford, Inggris, Sabtu (19/1 - 2019) malam WIB. (Reuters/Peter Powell)
03 Februari 2019 14:55 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LEICESTER - Belum ada satu pun tim yang mampu mengalahkan Manchester United sejak dibesut pelatih inter Ole Gunnar Solskjaer. Paul Pogba dkk. mengemas rekor unbeaten dalam sembilan laga di semua kompetisi.

Namun, United sepertinya bakal mati-matian menjaga streak tak terkalahkan mereka ketika melawat ke markas Leicester City di King Power Stadium, Leicester, Minggu (3/2/2019) pukul 22.05 WIB. Leicester memang terpaut 13 poin di bawah United yang menempati urutan keenam klasemen sementara Liga Premier Inggris. Akan tetapi tim berjuluk The Foxes (Rubah) ini beberapa kali membuat kejutan dengan menjinakkan tim-tim besar di Liga Premier musim ini.

Leicester menang 1-0 di kandang Chelsea serta menjinakkan Manchester City 2-1 di King Power Stadium, Desember lalu. Kejutan terbaru, Rubah menahan imbang pemuncak klasemen sementara Liverpool 1-1 di Stadion Anfield, medio pekan ini.

"Saya menyaksikan permainan mereka [melawan Liverpool], tim yang penuh dengan energi dan ketenangan. Dan tentu saja, mereka bertahan dengan sangat baik, karena mereka menumpuk pemain di belakang dan bertahan, akan sulit mendobrak pertahanan mereka dan mereka punya pemain depan yang bagus bersama Jamie Vardy, Demarai Gray, James Maddison, Marc Albrighton. Leicester juga mengalahkan Chelsea. Jadi ini akan jadi tantangan berat, namun kami suka tantangan berat," ujar Solskjaer tentang Leicester, seperti dilansir Manutd.com, Sabtu (2/2/2019).

Solskjaer berharap Paul Pogba dan Anthony Martial kembali fit 100 persen dalam lawatan ke King Power Stadium. Pogba mengalami kram saat United ditahan imbang 2-2 oleh Burnley, tengah pekan ini. Sedangkan Martial mengalami cedera saat latihan. Meski begitu, Pogba dan Martial bisa bermain melawan Leicester.

"Saya tidak ragu dengan Paul. Anthony menyelesaikan rehabilitasi, jadi dia akan mencoba satu sesi latihan hari ini, saya memprediksi mereka bakal bermain dan memberi kontribusi," jelas pelatih asal Norwegia tersebut.

Pogba berkontribusi dalam 53 persen dari proses 19 gol United sejak ditangani Solskjaer, yakni dengan mengukir enam gol dan 4 assist. Martial juga sedang bersemangat tinggi setelah meneken perpajangan kontrak dengan Setan Merah. Solskjaer menantang Martial untuk bisa mengikuti jejak Cristiano Ronaldo yang melejit saat mengawali karier bersama Setan Merah.

Yang perlu dikhawatirkan Solskjaer yakni lini belakang. Pertahan United tampak kocar-kacir ketika mereka ditahan Burnley 2-2. Celakanya, bek United, Marcus Rojo, masih menepi dari lapangan karena cedera. Kabar baiknya, bek sentral Setan Merah, Chris Smalling, mulai pulih setelah mengalami cedera kaki.

Defender Setan Merah harus mengawal pergerakan Jamie Vardy tidak ingin kebobolan di markas Leicester. Pemain yang mulai karier dari klub amatir ini berpengalaman mencetak gol ke gawang Leicester. Tidak ada pemain yang lebih moncer melawan Leicester dibandingkan Vardy sejak empat tahun silam. Dia bersanding dengan Gylfi Sigurdsson dan Sergio Aguero yang masing-masing merobek gawang Leicester empat kali sejak 2014/2015.

Selain itu, Leicester mendapat tambahan amunisi di lini depan dengan kedatangan Youri Tielemans dari AS Monaco. Penyerang berusia 21 tahun ini didatangkan ke King Power Stadium, pada deadline day bursa transfer Januari, Kamis (31/1/2019).