Preview Semifinal Copa Del Rey Barcelona Vs Real Madrid

Pemain Barcelona merayakan kemenangan atas Villarreal pada pertandingan ke-14 La Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Senin (3/12 - 2018) dini hari WIB. (Reuters/Albert Gea)
06 Februari 2019 14:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, BARCELONA - Duel el clasico antara Barcelona versus Real Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey terancam hambar. Megabintang Barcelona, Lionel Messi, diragukan tampil karena cedera. Sedangkan Madrid sudah tidak memiliki Cristiano Ronaldo yang hijrah ke Juventus sejak musim panas lalu.

Messi menderita cedera pangkal paha ketika Barcelona ditahan imbang Valencia 2-2 pada lanjutan Liga Primera, di Camp Nou, akhir pekan lalu. Winger berjuluk La Pulga ini pun diragukan kembali bugar saat Barca bertemu Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey, Kamis (7/2/2019) pukul 03.00 WIB.

Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, tentu lebih senang jika Messi bisa bermain. La Pulga merupakan top scorer sepajang masa el clasico di semua kompetisi, dengan mendulang 26 gol. Messi juga menempatkan gawang Madrid sebagai sasaran paling empuk keempat dalam kariernya, setelah gawang Sevilla, Atletico Madrid, dan Valencia.

Menariknya, Pelatih Madrid, Santiago Solari, lebih suka jika Messi turun memanaskan tensi el clasico kali ini. Los Blancos, julukan Madrid, mengusung misi revans setelah mereka dipermalukan 1-5 dalam el clasico Liga Primera, di Camp Nou, Oktober lalu. Kekalahan itu memaksa Julen Lopetegui harus lengser dari kursi pelatih Madrid dan digantikan Solari.

"Dalam sepak bola, selalu bagus bagi pemain terbaik bermain di semua laga. Ini tidak akan mengangguku sama sekali [apakah Messi main atau tidak]," jelas Solari, seperti dilansir Marca.com, Selasa (5/2/2019).

Solari sendiri pernah mengaku mengagumi Messi. Maklum, mereka berasal kampung halaman yang sama. Solari dan Messi berasal dari Rosario, sebuah kota pelabuhan di Argentina. Namun, klub yang mereka pilih untuk berkarier bertolak belakang. Solari memilih Madrid sejak masih berstatus sebagai pemain. Sebaliknya, Messi meninggalkan Rosario sejak berusia belasan tahun untuk menimba ilmu di Barca.

Meski menjadi top scorer sepanjang masa el clasico, Messi tidak selalu mujur dalam duel yang kerap menyedot perhatian bagi pencinta sepak bola di seluruh penjuru dunia. Khususnya di panggung Copa del Rey. Pemilik jersey No. 10 Barca itu tak pernah mencetak gol dalam enam penampilan terbaru melawan Madrid pada Copa del Rey.

Enam pertemuan itu terjadi dalam empat laga beruntung, dari 2010/2011 sampai 2013/2014. Tanpa gol Messi, Barca hanya menang sekali, imbang dua kali, dan menelan tiga kekalahan.

Tanpa atau dengan Messi, Barca masih bisa mengandalkan penyerang-penyerang mereka merobek gawang Madrid. Salah satunya, Luis Suarez, yang mengemas hattrick pada el clasico, Oktober silam. Suarez kemungkinan akan didampingi Philippe Coutinho di sisi kiri dan Carles Alena di sisi kanan untuk menggantika Messi jika tidak bisa merumput. Sebab, winger Barca lainnya, Ousmane Dembele, juga diragukan tampil karena cedera.