Cerita Aguero yang Enggan Menatap Mata Guardiola

Sergio Aguero (Reuters/Darren Staples)
06 Februari 2019 15:55 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MANCHESTER - Josep "Pep" Guardiola beberapa kali diberitakan memiliki hubungan buruk dengan anak buahnya. Ketika di Barcelona, pelatih yang mengoleksi dua gelar Liga Champions ini disebut-sebut tidak akur dengan Zlatan Ibrahimovic.

Rumor tak sedap juga menimpanya di Manchester City. Pelatih berkepala plontos ini disebut-sebut memiliki ikatan kurang harmonmis dengan bomber Sergio Aguero. Bahkan, seperti dilansir Manchestereveningnews.co.uk, Selasa (5/2/2019), Gurdiola dan Aguero tidak pernah saling bertatap mata (eye to eye). Rumor itu mulai mencuat sejak City dihajar Barcelona di Camp Nou pada fase grup Liga Champions 2016/2018, atau hanya sekitar tiga bulan Pep menangani Manchester Biru.

Saat itu, Aguero memulai pertandingan dari bangku cadangan. Guardiola lebih memilih menempatkan Kevin de Bruyne sebagai false nine. Aguero baru dimasukkan ke lapangan menggantikan Ilkay Gundogan saat City tertinggal 0-3 pada menit ke-79. Setelah peluit akhir dibunyikan, Aguero tampak berbicara kepada bintang Barca, Lionel Messi, yang juga sahabatnya di Timnas Argentina.

Banyak spekulasi yang mengemuka dari diskusi singkat dua bintang sepak bola dunia itu. Namun, gerak bibir mereka tak bisa dibaca karena Aguero dan Messi sama-sama meletakkan tangan di depan mulut masing-masing saat bicara. Spekulasi menyebut, Aguero dan Messi sama-sama membahas alasan bomber City tidak dimainkan sebagai starter dalam laga itu.

Tapi "permusuhan" Aguero dengan Guardiola tidak sampai merusak ambisi City menambah koleksi trofi. Aguero tetaplah menjadi senjata pembunuh bagi Guardiola. Musim lalu, penyerang yang akrab disapa Kun ini menyokong 21 gol untuk membawa City juara di Liga Premier Inggris.

Musim ini, Guardiola pun tak bisa mengabaikan Aguero begitu saja. Meski beberapa kali memilih Gabriel Jesus sebagai starter, Aguero membuktikan dirinya sebagai bomber paling berbahaya milik The Citizens. Akhir pekan lalu, dia mencetak hattrick ke gawang Arsenal. Eks bomber Atletico Madrid ini hanya perlu satu hattrick lagi untuk menyamai Alan Shearer sebagai raja hattrick dalam sejarah Liga Premier, yakni sebanyak 11 kali.

"Dia terlahir dengan talenta itu, dia juga akan mati dengan talenta itu," ujar Guardiola memuji Aguero setinggi langit setelah anak buahnya merobek gawang Arsenal tiga kali.

Aguero bakal kembali menjadi andalan Guardiola ketika melawat ke markas Everton, di Goodison Park, Liverpool, Kamis (7/2/2019) pukul 02.45 WIB. The Citizens bakal mengudeta Liverpool dari puncak klasemen sementara jika menang pada laga tersebut.

Aguero sedang on fire. Dia tak pernah absen mencatatkan namanya di papan skor dalam empat penampilan terbarunya dengan The Citizens di semua kompetisi. Dalam periode itu, striker berusia 30 tahun ini mendulang enam gol hanya dari delapan tembakan on target dan cuma bermain 249 menit dari total 360 menit pertandingan. Benar-benar striker yang efektif memanfaatkan peluang.

Sementara Pelatih Everton, Marco Silva, tidak banyak memiliki striker maut. Paling-paling, dia akan mengandalkan Theo Walcott yang pernah mencetak lima gol ke gawang City dalam kariernya di Liga Premier.