Persis Solo Cuma Gelar Seleksi Sehari

Pelatih Persis Solo Agus Yuwono memberi arahan kepada anak asuhnya di sela-sela latih tanding menghadapi Kartika Yudha Jati FC di Lapangan Papahan, Jati, Karanganyar, Jumat (24/8 - 2018). (Istimewa/Ofisial Persis Solo)
06 Februari 2019 15:25 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Persis Solo mempersingkat waktu seleksi pemain untuk membentuk tim di kompetisi Liga 2 2019. Dari jadwal tiga hari yang direncanakan, 11-13 Februari, Persis akhirnya memadatkan seleksi menjadi satu hari yakni 13 Februari 2019. Seleksi yang sedianya digelar di Stadion Sriwedari itu bakal melibatkan sekitar 40 pemain jebolan Liga 1 maupun Liga 2.

Pelatih Persis, Agus Yuwono, mengaku terus berpacu dengan waktu untuk mewujudkan komposisi tim yang ideal. Menurut pelatih yang akrab disapa AY itu, butuh waktu setidaknya tiga bulan untuk membentuk kesolidan dan chemistry antarpemain. Apalagi musim ini kemungkinan wajah skuat Persis akan berubah 50% dibanding musim lalu.

Pihaknya pun berencana menggeber latihan perdana tim pada 18 Februari, hanya berselang lima hari setelah jadwal seleksi pemain. “Betul seleksinya kami jadikan satu hari [tanggal 13] karena berkaitan dengan izin lapangan. Nanti tanggal 18 langsung latihan perdana,” ujar AY saat dihubungi Solopos.com, Selasa (5/2/2019).

Persis sendiri berencana langsung mengontrak pemain begitu seleksi usai. Informasi yang dihimpun Solopos.com, manajemen bakal langsung menyodorkan kontrak pada 14 atau 15 Februari 2019 apabila pemain dirasa cocok dengan kebutuhan tim. Agus mengaku tidak akan silau dengan status pemain bintang ketika seleksi berjalan.

Eks Pelatih Perseru Serui itu menegaskan hanya mencari pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim. “Filosofi saya adalah main dinamis. Pemain tidak boleh terpaku di satu posisi saja. Selain itu, pemain harus memiliki motivasi dan mental yang kuat untuk Persis,” kata dia.

AY sendiri sudah menunjuk tim pelatih yang terdiri dari Choirul Huda (asisten pelatih), Ahmad Nurosadi (pelatih kiper), Lukman Afif (pelatih fisik) dan Sri Widadi (tim pelatih) untuk membantunya meramu strategi tim. Penunjukan Choirul Huda sebagai asisten bisa dibilang cukup tepat. Selain berpengalaman, Choirul pernah bekerjasama dengan AY untuk menyelamatkan Perseru dari jurang degradasi pada 2017.

Choirul juga baru saja meloloskan Perseru ke babak 16 besar Piala Indonesia seusai membekuk Mitra Kukar dengan agregat 4-1. “Choirul saat ini masih di Perseru, tapi dalam waktu dekat bakal ke Solo,” ujar Agus.