Dua Pilar Tim Junior Dianggap Layak Ikuti Seleksi Persis Solo

Persis Junior (Istimewa/Yudi Sumarwanto)
07 Februari 2019 01:21 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO—Dua pemain Persis Junior diharapkan dipanggil dan mampu bersaing dalam seleksi skuat Persis Solo yang akan berlaga di Liga 2 Indonesia musim kompetisi 2019.

Persis bakal menggelar seleksi pemain di Stadion Sriwedari pada Rabu (13/2/2019). Sekitar 40 pemain jebolan Liga 1 dan Liga 2 akan dilibatkan dalam seleksi tersebut.

Eks Pelatih Persis Junior, Yudi Sumarwanto, berkeyakinan mantan anak asuhnya ada yang layak ikut seleksi. “Minimal bisa ambil pemain dari timnya sendiri [Persis Junior]. Anak Solo harus diakomodasi. Kalau enggak bisa hilang potensi lokal yang ada,” ujarnya saat dihubungi solopos.com, Rabu (6/2/2019).

Ia mengatakan terdapat dua pemain yang layak untuk bersaing dalam seleksi tersebut. Pertama adalah gelandang Muhammad Dimas Setyawan. Kedua adalah kiper Yogik Fedona Pangestu.

Keduanya memperkuat Persis Junior dalam Piala Soeratin U-17 2018. Namun, langkah Laskar Sambernyawa Junior tak mampu menembus putaran Jawa Tengah yang berakhir November lalu.

Yudi menyebut keduanya bermain stabil dan menunjukkan permainan di atas rata-rata. Yogik yang berposisi sebagai kiper memiliki reaksi dan visi bermain yang bagus. “Anak ini perlu ditangani lebih baik lagi,” kata dia.

Menurut Yudi, setidaknya terdapat empat penyelamatan gemilang yang sudah ditorehkan Yogik. Pemain asal Solo itu memiliki ketepatan, refleks, dan mampu membaca permainan dengan baik. “Saya pernah ngobrol sama Komang [I Komang Putra]. Dia bilang anak ini sebenarnya pantas jadi kiper ketiga Persis,” tuturnya.

Sementara itu, Dimas adalah tipe gelandang petarung yang tak kenal takut siapapun lawan yang dihadapi. Hal itu ditunjang oleh teknil dan skills yang bagus.

“Anaknya memang agak liar. Tapi dia bertalenta. Itu perpaduan khas pemain bola yang menonjol. Anak ini aslinya Jawa Timur tapi punya bapak asuh di Solo. Dulu dia saya ambil dari Persebaya,” paparnya.

Keduanya sempat dilirik tim Liga 1 untuk dimasukkan ke U-19 mereka. Namun, kedua pemain itu sebenarnya lebih memilih bermain untuk Persis jika diberi kesempatan.

“Kalau saya ditanya adakah yang layak? Saya akan sodorkan dua pemain itu. Tapi itu semua kewenangan pelatih. Mungkin kalau Persis tidak memerlukan tenaga mereka, baru saya arahkan ke tim lain yang membutuhkan,” papar dia.

Sementara itu, Manajer Persis Solo, Langgeng Jatmiko, mengatakan menyerahkan seluruh proses seleksi kepada pelatih Persis Solo Agus Yuwono (AY). “Yang diundang seleksi sepenuhnya dari [keputusan] coach,” kata dia, Rabu.