Liverpool Dianggap Kurang Percaya Diri

Liverpool (Reuters/Lee Smith)
08 Februari 2019 16:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, LIVERPOOL — Tekanan terhadap Liverpool di persaingan gelar Liga Premier Inggris kian membesar seusai hasil kurang impresif belakangan. Kepercayaan fans untuk melihat tim mereka meraih trofi Liga Premier kali pertama sejak 1990 pun mulai goyah setelah Manchester City mengudeta Liverpool tengah pekan ini.

Dalam lima pertandingan terakhir, skuat besutan Jurgen Klopp tiga kali terpeleset dengan satu kekalahan dan dua kali bermain imbang. Alhasil tujuh poin terbuang yang membuat poin mereka kini sama dengan City, 62. Menurunnya performa The Reds diyakini karena Mohamed Salah dkk. belum punya mental dan kepercayaan diri yang kuat.

“Kurangnya rasa percaya diri dan keletihan tampaknya sangat merugikan bagi mereka. Anda bisa melihat tekanan itu nyata, itu tampak di laga melawan Leicester City dan West Ham,” ujar legenda Liverpool, Paul Ince, seperti dilansir BBC, Kamis (7/2/2019).

Ince mengakui setiap peraih gelar akan mengalami fase sulit seperti yang dialami Liverpool saat ini. Menurut Ince, cara The Reds merespons hambatan itu bakal sangat menentukan mereka dalam perburuan gelar juara. “Ini ujian sesungguhnya bagi mereka,” tutur gelandang Liverpool era 1990-an itu.

Eks pelatih Southampton, Gordon Strachan, menilai kondisi saat ini akan memunculkan keraguan terhadap Klopp. Menurut mantan arsitek Timnas Skotlandia itu, ini menjadi tantangan bagi Klopp untuk meyakinkan para pemainnya agar tak goyah dalam pertarungan meraih trofi.

“Setelah serangkaian hasil imbang, semua orang melihat ke arah manajer, dari media, pundit, terutama para pemain. Mereka perlu seseorang untuk jadi acuan, yang bilang ‘ini akan baik-baik saja’,” kata Strachan.

The Reds berpeluang kembali menyalip City jika mereka mampu meraih poin saat berhadapan dengan Bournemouth di Anfield, akhir pekan ini. Peluangya makin besar karena City justru dapat lawan berat yakni Chelsea.