PSIS Tantang Bhayangkara FC pada 16 Besar Piala Indonesia

PSIS Semarang mengalahkan Persibat Batang 5-2 pada laga leg kedua 32 besar Piala Indonesia di Stadion Moh. Sarengat, Batang, JUmat (8/2/2019). (Twitter - @psisfcofficial)
08 Februari 2019 23:55 WIB Haryono Wahyudianto Indonesia Share :

Solopos.com, JAKARTA--PSIS Semarang akan menghadapi Bhayangkara FC pada babak 16 besar Piala Indonesia. Babak 16 besar akan dihelat dengan sistem home and away pada 15-24 Februari 2019.

PSIS memastikan tiket ke 16 besar seusai menyingkirkan tim tetangga, Persibat Batang, dengan agregat 7-2. Pada laga leg kedua babak 32 besar di Stadion Moch Sarengat, Batang, Jumat (8/2/2019), Mahesa Jenar, julukan PSIS, menang 5-2. Sebelumnya pada laga leg pertama di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Selasa (5/2/2019), PSIS menundukkan Persibat 2-0.

Hari Nur Yulianto menciptakan hattrick pada laga di Batang. Dua gol lain PSIS dibagi Bayu Nugroho dan Fauzan Fajri. Sementara dua gol tuan rumah dipersembahkan oleh Hapidin.

Pada  babak 16 besar, setiap tim akan berhadapan dengan lawan yang berasal dari zona yang sama yaitu zona barat atau timur. Pertandingan berlangsung dengan format kandang dan tandang. Klub yang namanya disebutkan lebih dahulu menjadi tuan rumah pertama.

Berdasarkan hasil undian di Jakarta, kemarin, di zona barat, Bhayangkara FC akan berhadapan dengan PSIS. Lalu Madura United melawan Sriwijaya FC, pemenang partai Persib versus Persiwa menghadapi Arema FC dan PS Tira-Persikabo versus Persija Jakarta.

Kemudian, di zona timur, Borneo FC akan melawan PSS Sleman. Persidago Gorontalo bertemu pemenang Persebaya kontra Persinga, PSM Makassar versus Perseru Serui, dan Persela Lamongan berhadapan dengan Bali United.

"PSSI memang berencana menuntaskan babak 16 besar Piala Indonesia di bulan Februari 2019. Setelah itu turnamen istirahat di bulan Maret sampai April 2019 untuk penyelenggaraan Piala Indonesia. Setelah itu, sekitar Juni 2019 akhir, Piala Indonesia memasuki fase delapan besar," tutur Deputi Sekjen PSSI, Marshal Mashita, seperti diberitakan Antara.

Marshal melanjutkan nantinya di delapan besar, pengundian dilakukan secara acak. Artinya tim zona barat bisa berhadapan dengan tim zona timur. Pengundian tidak akan lagi digelar untuk fase empat besar atau semifinal sampai final. Adapun juara Piala Indonesia akan mengikuti Piala AFC 2020.

Demi melancarkan penyelenggaraan 16 besar Piala Indonesia 2018-2019 sampai ke final, PSSI menegaskan telah menjalin kerja sama dengan semua pihak terutama Polri. Selain itu, untuk menjaga kredibilitas pertandingan, PSSI akan menempatkan wasit-wasit terbaik di lapangan. "Kami akan memberikan para wasit terbaik untuk 16 besar sampai final. Teman-teman dari Komite Wasit yang menyusun formulanya," tutur Marshal.