Prediksi Fulham Vs Manchester United

Aksi pemain Manchester United, Paul Pogba, dalam pertandingan pekan ke-23 Liga Inggris melawan Brghton & Hove Albion di Stadion Old Trafford, Inggris, Sabtu (19/1 - 2019) malam WIB. (Reuters/Peter Powell)
09 Februari 2019 08:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, LONDON — Raja Midas. Julukan itu diberikan Danny Higginbotham pada pelatih anyar Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer, seusai mengantarkan tim memenangi sembilan dari sepuluh laga terakhir. Ya, bak Raja Midas, apapun yang disentuh Solskjaer berubah menjadi “emas”.

Sejumlah pemain yang tampil mengecewakan saat era Jose Mourinho seperti Paul Pogba, Anthony Martial hingga Alexis Sanchez mendadak kembali menunjukkan tajinya di bawah Solskjaer. MU kini berada di peringkat kelima klasemen sementara, hanya tertinggal dua poin dari Chelsea yang berada di posisi keempat dengan 50 poin. Padahal sebelum pelatih asal Norwegia itu datang, Setan Merah tertinggal 11 poin dari empat besar.

“Anda harus memberikan kredit kepada Solskjaer. Semua yang dia sentuh berubah menjadi emas,” ujar Higginbotham yang pernah membela MU medio 1997-2000 seperti dilansir Sky Sports, Kamis (7/2/2019).

Akhir pekan ini United bahkan bisa merangsek ke empat besar andai mampu mengatasi perlawanan Fulham di Craven Cottage, Sabtu (8/2/2019) malam WIB. Peluang Marcus Rashford dkk. menembus zona Liga Champions cukup besar mengingat Chelsea harus menghadapi Manchester City keesokan harinya.

United sendiri amat dominan atas Fulham dengan meraih delapan kemenangan dari 10 pertemuan terakhir melawan klub berjuluk The Cottagers itu. MU juga berhasil mencetak lima kemenangan tandang beruntun di Liga Premier musim ini.

Sebaliknya, Fulham punya catatan payah ketika melawan tim big six yakni menelan 22 kekalahan dalam 23 pertandingan terakhir di Liga Premier. Agregat golnya juga amat mencolok, 5-25. Pada pertemuan pertama musim ini di Old Trafford, MU sendiri berhasil menghancurkan Sergio Rico dkk. dengan skor 4-1. Aroma pembantaian tentu berpotensi terulang. Apalagi para penggawa United tengah on fire bersama Solskjaer.

“Saya tidak berpikir kami sangat jauh dari empat besar, jadi ini cuma soal terus melaju, menang sebanyak mungkin agar kami bisa mengamankan tempat di Liga Champions di akhir musim,” ujar Anthony Martial.

Striker Timnas Prancis itu secara khusus memuji Paul Pogba yang dianggapnya menjadi kunci kebangkitan United. Belakangan Pogba tampil impresif dengan mengemas enam gol dan lima assist dalam delapan pertandingan terkini. “Dia pemimpin, dia banyak bicara di ruang ganti ketimbang di lapangan,” kata dia.

Manajer Fulham, Claudio Ranieri, mengaku tak mudah bagi timnya memenangi laga meski bermain di hadapan publik sendiri. Dia menyebut pemain seperti Martial telah mengalami perkembangan pesat bersama Setan Merah. Ranieri adalah sosok yang turut membesarkan nama sang striker. Saat masih melatih AS Monaco pada 2013, Ranieri memboyong Martial dari Lyon yang menjadi awal kesuksesan pemain tersebut.

“Dia sangat bagus, mampu menggiring bola, kuat dan cepat. Ada banyak pemain hebat di United, Pogba, [Marcus] Rashford dan masih banyak lagi. Kami harus fokus sepanjang laga,” ujarnya.