Prediksi Manchester City Vs Chelsea: Tinggalkan False Nine

Chelsea (Reuters/Carl Recine)
10 Februari 2019 14:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MANCHESTER - Manchester City dan Chelsea bakal tampil beda dibandingkan dengan pertemuan kedua tim, Desember 2018 silam. Mereka sama-sama akan meninggalkan strategi false nine.

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, cukup puas dengan menempatkan Eden Hazard sebagai false nine saat membekuk City 2-0 di Stamford Bridge, London, Desember 2018 lalu. Sarri lebih percaya memainkan Hazard sebagai ujung tombak ketimbang dua striker murninya saat itu, Alvaro Morata dan Olivier Giroud. Hazard memang tidak mencetak gol. Namun, kapten Timnas Belgia itu menjadi inisiator atas dua gol Chelsea yang masing-masing dilesakkan N'Golo Kante dan David Luiz.

Meski begitu, Sarri tidak akan lagi memakai strategi false nine ketika timnya kembali bertemu City di Etihad Stadium, Manchester, Minggu (10/2/2019) pukul 23.00 WIB. Itu karena Sarri telah mendapatkan bomber haus gol yang didatangkan pada bursa transfer Januari lalu. Dia tidak lain mantan anak buahnya di Napoli, Gonzalo Higuain. Penyerang berjuluk Pipita tersebut melesakkan brace ketika Chelsea melumat Huddersfield Town 5-0 pada Liga Premier, akhir pekan lalu.

Higuain diyakini sebagai kepingan yang hilang dalam strategi Sarri di Chelsea. Chemistry pelatih dan pemain itu sudah dibangun sejak mereka bekerja sama di Napoli. Higuain menggapai puncak ketajamannya di bawah Sarri dengan mendulang rekor 36 gol dalam 35 laga di Seri-A pada 2015/2016. Sampai saat itu, Sarri yakin hubungannya dengan Higuain layaknya ayah-anak dalam urusan sepak bola.

"Saya harap saya ayah dalam sepak bola [bagi Higuain]. Saya tidak tahu siapa ibunya," ujar Sarri setengah berkelakar, seperti dilansir Theguardian.com, Sabtu (9/2/2019).

Pelatih City, Josep "Pep" Guardiola, juga akan meninggalkan strategi false nine pada pertemuan di Etihad nanti. Pada duel paruh pertama lalu, dia memainkan Raheem Sterling sebagai penyerang palsu. Pasalnya, saat itu bomber utama City, Sergio Aguero, tidak bisa tampil lantaran cedera. Hanya Gabriel Jesus penyerang murni yang fit di skuat City saat itu. Tanpa striker murni, City gagal mengonversi serangkaian peluang menjadi gol dan akhirnya menutup laga dengan kekalahan 0-2.

Kini, Guardiola tak perlu lagi membuat blunder dengan memakai Sterling sebagai penyerang palsu. Aguero telah dalam kondisi fit. Bomber yang akrab disapa Kun ini juga moncer di laga kandang. Mantan menantu Diego Armando Maradona tersebut melesakkan 22 gol dalam 15 penampilan terbarunya pada Liga Premier di Etihad, plus tak pernah absen mencatatkan namanya di papan skor dalam enam laga home terbarunya secara beruntun.

Namun, Guardiola masih melempar teka-teki siapa saja gelandang yang bakal dimainkan di belakang Aguero. Eks juru taktik Barcelona dan Bayern Munich tersebut tak menutup kemungkinan mencadangkan Kevin de Bruyne karena alasan strategi. Sebagai gantinya, Guardiola bakal menempatkan Bernardo Silva untuk mendampingi David Silva dan Fernandinho, di belakang trisula Aguero, Leroy Sane, dan Sterling.

Bernardo Silva merupakan tipe gelandang pekerja keras yang pantas diandalkan. Menurut data Squawka, Bernardo merupakan pemain City yang memiliki rata-rata daya jelajah paling jauh di Liga Premier musim ini yakni 12,27 km per laga. Catatan Bernardo itu lebih baik ketimbang gelandang Chelsea, Jorginho, yang menorehkan daya jelajah rata-rata 12,01 km per laga. Kehadiran Bernardo bisa sangat vital untuk perebutan penguasaan bola melawan Jorginho.

"Mungkin ya [De Bruyne tidak masuk starter], semua orang tahu bisa mungkin bisa tidak. Pada akhirya kami akan menilai pemain. Ada waktu di mana rekan setim mereka lebih baik, dalam sepak bola Anda tidak bisa berkaca dari masa lalu, Anda harus melihat ke depan," jelas Guardiola, seperti dilansir manchestereveningnews.co.uk.