Liga Italia: Prediksi Sassuolo Vs Juventus

Pemain Juventus merayakan kemenangan pada pertandingan pekan ke-13 Liga Italia di Allians Stadium, Minggu (25/11 - 2018) WIB. (Reuters/Massimo Pinca)
10 Februari 2019 14:55 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, REGGIO EMILIA — Kebobolan enam gol hanya dalam dua pertandingan jelas bukan kelas Juventus. Terlebih, Bianconeri masih berpredikat sebagai tim yang paling minim kebobolan di Seri-A musim ini. Namun mimpi buruk itu benar-benar terjadi saat Bianconeri dipermak Atalanta 0-3 di Coppa Italia serta ditahan imbang Parma 3-3 di Seri-A pekan lalu.

Buruknya lini pertahanan Juve tak lepas dari cederanya tiga bek pilar dalam waktu bersamaan yakni Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli dan Giorgio Chiellini. Ketiadaan trio “BBC” memaksa Massimiliano Allegri memasang duet yang tak biasa di jantung pertahanan yakni Daniele Rugani-Martin Caceres serta Rugani-Joao Cancelo. Upaya itu terbukti gagal total.

Mereka tak mampu menghalau serangan lawan di tengah buruknya performa gelandang yang juga seringkali terlambat membantu pertahanan. Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, baru saja mengumumkan bahwa trio BBC baru akan sembuh sepenuhnya pekan depan. Ini artinya lini belakang Juve terancam kembali kedodoran saat melawat ke markas Sassuolo di MAPEI Stadium, Senin (11/2/2019).

“Mereka akan kembali berlatih pekan depan. Untuk besok [melawan Sassuolo], kami akan kembali menurunkan Rugani dan Caceres [di jantung pertahanan], dengan Cancelo sebagai opsi,” ujar Allegri seperti dilansir Football Italia, Sabtu (9/2/2019).

Ketiadaan Bonucci, Barzagli dan Chiellini memang cukup mengkhawatirkan mengingat Sassuolo berubah menjadi tim dengan karakter menyerang dan agresif bersama Roberto De Zerbi. Hingga pekan ke-22, I Neroverdi telah mencetak 34 gol, lebih banyak dari Inter Milan (31), AC Milan (29) maupun Lazio (32). Kemampuan merata dalam mencetak gol menjadi kunci kesuburan Sassuolo musim ini.

Bek Gianmarco Ferrari dan gelandang Alfred Duncan saja mampu mengemas masing-masing tiga gol, separuh dari koleksi gol top scorer tim, Khouma Babacar. Sassuolo kini juga tengah dalam tren positif dengan tak terkalahkan di tiga laga terakhir. Setelah mengimbangi Inter 0-0 di Giuseppe Meazza, mereka menggasak Cagliari 3-0 serta bermain seri 1-1 di kandang Genoa.

“Neroverdi punya antusiasme, tidak ada tekanan untuk meraih hasil tertentu. Kami harus menyuguhkan performa maksimal, terutama di pertahanan,” ucap Allegri.

Beruntung Bianconeri mengantongi rekor apik saat melawan Sassuolo. Juventus secara meyakinkan mampu meraih kemenangan dalam enam pertemuan terakhir melawan Neroverdi di Seri-A. Dua lawatan terakhir ke Reggio Emilia berakhir 3-1 dan 2-0 untuk kemenangan Juventus. Satu-satunya kemenangan Sassuolo atas Juve terjadi pada Oktober 2015 lewat gol tunggal Nicola Sansone saat itu.