Ayo Jaga Konsistensi, Inter!

Inter Milan (Reuters/Alberto Lingria)
11 Februari 2019 14:08 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, PARMA — Luciano Spalletti tampaknya kini bisa tidur nyenyak seusai melihat Inter Milan menggasak Parma dengan skor 1-0 di Ennio Tardini, Minggu (10/2/2019) dini hari WIB. Maklum, hasil buruk akan kian mendekatkan sang pelatih di jurang pemecatan menyusul kegagalan meraih kemenangan di empat laga sebelumnya.

Sebelum pertandingan pekan ke-23 tersebut, Nerazzurri memang digosipkan bakal diarsiteki Jose Mourinho lantaran eks pelatih Manchester United itu kedapatan berada di Kota Milan. Spalletti sendiri sempat panas dingin karena timnya gagal mencetak gol ke gawang Parma saat laga sudah menunjukkan menit ke-78. Padahal Ivan Perisic dkk. saat itu mampu tampil dominan dengan 67% penguasaan bola dan tujuh kreasi peluang.

Baru pada peluang kedelapan Nerazzurri mampu memecah kebuntuan lewat aksi Lautaro Martinez di menit ke-79. Striker anyar Inter itu hanya butuh waktu dua menit sejak masuk ke lapangan, menggantikan Joao Mario, untuk mengoyak gawang Parma yang dikawal Luigi Sepe. Lautaro mencetak gol keempatnya bersama Inter di Seri-A lewat tembakan akurat memanfaatkan umpan terobosan Radja Nainggolan.

Inter nyaris menggandakan keunggulan di sisa pertandingan setelah tembakan Marcelo Brozovic mengenai tiang gawang. Sebelumnya Matias Vecino juga punya peluang emas yang gagal dimaksimalkan menjadi gol.

Meski hanya unggul tipis, kemenangan itu disambut suka cita Spalletti. Hasil tersebut mengakhiri tren negatif Inter yang gagal menang dalam tiga laga beruntun di Seri-A atau empat laga di semua ajang. Spalletti berharap anak asuhnya mampu menjaga konsisten di laga selanjutnya.

“Sama seperti saat kekalahan melawan Bologna yang memberi anda keputusasaan, kemenangan ini akan memberi kami kekuatan dan antusiasme. Sekarang kami harus tetap membumi dan kembali menemukan konsistensi,” ujar Spalletti seperti dilansir inter.it, Minggu.

Lautaro Martinez menilai kemenangan atas Gialloblu sangat penting untuk menjaga target mereka lolos ke Liga Champions musim depan. Meski meraih tiga poin, Inter masih tertahan di peringkat ketiga dengan 43 poin dari 23 laga. Mereka unggul lima angka dari Roma dan Lazio yang menguntit di posisi keempat dan kelima. “Ini tiga angka fundamental untuk menjaga dari kejaran peringkat keempat,” ujarnya.