De Jong: VAR Cuma Untungkan Tim Besar

Ajax Amsterdam vs Real Madrid (Reuters/Eva Plevier)
14 Februari 2019 15:25 WIB Ahmad Baihaqi Dunia Share :

Solopos.com, AMSTERDAM - Bintang muda Ajax Amsterdam, Frenkie de Jong, berang dengan adanya teknologi VAR. Menurut pemain 21 tahun tersebut, VAR hanya menguntungkan tim besar.

VAR memang berandil dalam kekalahan Ajax saat menjamu Real Madrid pada leg pertama babak 16 Besar Liga Champions, Kamis (14/2/2019) dini hari WIB. Di laga itu, Ajax kalah dengan skor 1-2. Dua gol Madrid diciptakan Karim Benzema pada menit ke-60 serta Marco Asensio pada menit ke-87. Sementara satu gol balasan Ajax dilesakkan oleh Hakim Ziyech pada menit ke-75.

Kendati demikian, ada satu momen yang menyesakkan bagi Ajax. Mereka sebenarnya bisa unggul pada menit ke-38. Nicolas Tagliafico mampu menjebol gawang Thibaut Courtois dengan sundulan. Namun gol itu dianulir oleh wasit setelah dia melihat VAR. Menurut wasit ada pelanggaran dari Dusan Tadic terhadap kiper.

Hal tersebut membuat kecewa para pemain Ajax. Apalagi, mereka sempat berselebrasi. Salah satu pemain yang menyatakan kekesalannya terhadap VAR adalah Frankie de Jong. Menurutnya, VAR cuma menguntungkan tim besar.

"Kami bermain dengan baik sebagai sebuah tim. Sayang sekali gol kami dianulir. Mungkin hal seperti itu mudah dilakukan untuk menguntungkan tim besar. Kami juga memilikinya dengan baik,. Tapi setelah itu kami melakukan dengan baik dan memiliki beberapa peluang. Sayang sekali itu tidak memberi kami hasil yang lebih baik," kata De Jong seperti dilansir Fourfortwo.

"Di Spanyol, kami harus bermain dengan cara yang sama seperti yang kami lakukan di kandang dengan keberanian dan keyakinan. Belum ada yang dipastikan lolos. Real akan merasakan lebih banyak tekanan di depan para penggemar mereka sendiri," imbuhnya.

"Kami bisa bangga dengan tim ini. Kami bertarung bersama-sama. Sangat mengecewakan untuk memberikan mereka kemenangan di menit-menit terakhir. Jika kami bermain dengan sikap yang sama, nyali yang sama, maka kami tidak perlu takut di Bernabeu," tutup gelandang timnas Belanda ini.