Kekalahan Terburuk Arsenal di Era Emery

Unai Emery (Reuters/Christian Hartmann)
15 Februari 2019 21:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, BARYSAW — Arsenal boleh saja tampil seperti tim yoyo di Liga Premier Inggris. Namun kamus itu seolah tak berlaku ketika mereka bermain di Liga Europa. Catatan lima kemenangan tanpa sekalipun menelan kekalahan di fase grup menegaskan superioritas The Gunners di turnamen tersebut.

Itu belum termasuk catatan clean sheet yang mereka raih di lima laga terkini di Liga Europa. Ini menjadi rekor tak kebobolan terpanjang sebuah tim di Liga Europa musim ini. Sayang deretan catatan impresif itu seolah tak berarti saat Arsenal digebuk BATE Borisov 0-1 dalam leg I babak 32 besar di Borisov Arena, Jumat (15/2/2019) dini hari WIB.

Gol Stanislav Dragun di pengujung babak pertama menghentikan rekor clean sheet The Gunners sekaligus memberi mereka kekalahan perdana di Liga Europa musim ini. Hasil tersebut kian menyesakkan mengingat Henrikh Mkhitaryan dkk. mendominasi laga dengan 77% penguasaan bola dan melepas 16 tembakan.

Permainan tim dari London Utara itu memang jauh dari efektif. Dari 16 peluang, hanya tiga di antaranya yang mengarah ke gawang. Masuknya Pierre Emerick Aubameyang menggantikan Ainsley Maitland Niles di menit ke-68 pun tak mampu mengubah kedudukan. Situasi semakin runyam setelah Alexandre Lacazette diusir keluar lapangan di menit ke-85 lantaran menyikut Aleksandar Filipovic.

“Itu penampilan terburuk sejauh yang saya ingat di bawah asuhan Emery. Anda harus memberi pujian pada BATE,” ujar mantan bek Arsenal, Martin Keown, seperti dilansir BBC, Jumat.

Keown menganggap The Gunners tak mampu melakukan penetrasi dan sangat ceroboh saat mengumpan. Meski banyak menguasai bola, umpan-umpan Granit Xhaka dkk. memang banyak yang tak akurat. Keown menyebut kondisi lapangan bukan alasan untuk berkelit dari kekalahan. BATE sendiri bermain cerdik dengan banyak memanfaatkan bola lambung. Gol BATE pun berawal dari tendangan bebas Igor Stasevich yang disundul dengan sempurna oleh Dragun.

Kemenangan ini menjadi catatan bersejarah buat tim asal Belarusia tersebut. Ini kali pertama mereka menang atas tim Inggris di kandang seperti dilansir BBC. Kian menarik jika mengetahui anak asuh Alyaksev Baga itu belum sekalipun bermain pada tahun 2019.

Kompetisi Liga Belarusia baru saja berakhir awal Desember 2018 lalu. Dengan hasil ini, Arsenal harus menang dengan margin minimal dua gol dalam leg II di Emirates pekan depan. “Ini masih laga pertama. Kami memainkan laga berikutnya di London dan saya pikir itu bisa berbeda,” ujar Emery seperti dilansir Daily Star