Lawan MU, Chelsea Bawa Bekal Minimal

Pemain Chelsea merayakan kemenangannya atas Fulham dalam pertandingan ke-14 Liga Inggris musim 2018-2019 di Stamford Bridge, London, Inggris, Minggu (2/12 - 2018). (Reuters/Eddie Keogh)
15 Februari 2019 22:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, MALMO — Maurizio Sarri agak kecewa meski timnya Chelsea sukses mengalahkan Malmo dengan skor 2-1 di Stadion Swedbank, Jumat (15/2/2019) dini hari WIB. Sempat unggul dua gol berkat lewat Ross Barkley dan Olivier Giroud, The Blues kecolongan di pengujung laga seusai dibobol Anders Christensen.

Padahal, Chelsea bisa saja menang besar dalam laga leg I babak 32 besar Liga Europa tersebut. Jorginho dkk. mampu mendominasi permainan dengan penguasaan bola hingga 73% serta akurasi umpan mencapai 72%. Hanya saja The Blues kurang oke dalam memanfaatkan momen.

Dari 11 percobaan, hanya empat yang mengarah ke gawang. Setelah memimpin 2-0 hingga satu jam awal pertandingan, Chelsea sebenarnya bisa membunuh Malmo lebih awal lewat peluang beruntun yang dicetak Giroud, Pedro dan Willian. Alih-alih menambah gol, mereka justru kebobolan di menit ke-79 lewat serangan balik yang dituntaskan Christensen.

“Kami mengontrol pertandingan dan layak menang dengan gol lebih banyak. Namun saya senang karena kami bermain dengan kepercayaan diri. Itu sungguh tidak mudah setelah laga terakhir [dipermak Manchester City 0-6],” ujar Sarri seperti dilansir BT Sport, Jumat.

Tuan rumah sebenarnya bukan tanpa perlawanan. Anak asuh Uwe Rosler mampu mencatat 15 peluang sepanjang pertandingan. Sayang Marcus Rosenberg dkk. juga memiliki masalah dalam penyelesaian akhir lantaran hanya mengemas dua tembakan on target.

Sarri berharap kemenangan atas Malmo menjadi titik awal konsistensi tim setelah kekalahan memalukan dari City maupun Bournemouth (0-4) di Liga Premier. Apalagi pada 19 Februari mereka harus bertemu Manchester United dalam babak kelima Piala FA di Stamford Bridge.

“Pada periode terakhir kami bermasalah dengan performa yang naik turun, naik turun. [Kalah] 4-0, 5-0 untuk kami, [kalah] 6-0. Kami harus punya kontinuitas dan konsistensi. Chelsea harus mendekati setiap pertandingan dengan level penerapan, determinasi, dan perhatian yang sama,” tegas eks arsitek Napoli itu.

Pelatih Malmo, Uwe Rosler, mengaku tetap bangga meski timnya kalah di leg I. Dia menilai anak asuhnya sudah tampil bagus menghadapi Chelsea yang turun dengan skuat utama. “Kami tidak menunjukkan rasa hormat pada Chelsea, terutama di awal pertandingan, Chelsea bahkan tidak mendapat peluang sebelum mencetak gol pertama [dari Barkley di menit ke-30],” ujar Rosler seperti dilansir Sport Mole.