Ambisi Manchester City Samai Rekor MU di Piala Liga Inggris

Manchester City (Reuters/Jason Cairnduff)
23 Februari 2019 10:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, LONDON — Gelar Piala Liga mungkin tak sebergengsi Piala FA dan Liga Premier Inggris. Namun bagi Manchester City, trofi tersebut bisa menaikkan gengsi mereka di hadapan rival sekota, Manchester United (MU).

City bakal mencatatkan gelar juara dua kali beruntun jika mampu mengandaskan Chelsea dalam final Piala Liga yang digelar di Wembley, Minggu (24/2/2019) malam WIB. Sejauh ini hanya tiga tim yang mampu meraih gelar Piala Liga dua kali berturut-turut. Selain MU yang meraihnya pada 2009 dan 2010, ada Nottinghan Forest yang juara pada 1978 dan 1979.

Liverpool bahkan meraih trofi itu empat kali beruntun medio 1981-1984. City sendiri musim ini berstatus juara bertahan setelah menundukkan Arsenal 3-0 pada final 2018. “[Gelar Piala Liga] akan berarti banyak untuk sejarah klub,” ujar winger City, Bernardo Silva, seperti dilansir The Guardian, Jumat (22/2/2019).

City dan Chelsea sama-sama sudah mengoleksi lima gelar Piala Liga. The Citizens cenderung lebih diunggulkan meraih trofi keenam menyusul kemenangan telak 6-0 atas Chelsea di Liga Premier Inggris, dua pekan lalu. Total City besutan Josep “Pep” Guardiola sukses memenangi empat dari lima pertemuan terakhir dengan Chelsea di semua kompetisi.

Meski di atas angin, Silva menganggap timnya tak akan kembali menang mudah atas Eden Hazard dkk. akhir pekan ini. “Kami harus segera melupakan pertandingan itu [menang 6-0] sebab hal yang sama tidak akan terjadi lagi. Kami bermain melawan salah satu tim terbaik di dunia,” ucap Silva.

Faktanya, Maurizio Sarri memang tak akan mudah mempersembahkan gelar perdananya bersama The Blues. Selain penampilan yang belum konsisten, Chelsea dibayangi rekor buruk saat bermain di Wembley musim ini. Dilansir Opta, Chelsea sudah tiga kali keok di stadion nasional Inggris tersebut.

Dimulai dari kekalahan di tangan City 0-2 pada Community Shield, kemudian Chelsea dua kali menyerah dalam laga tandang melawan Tottenham Hotspur 1-3 di Liga Premier dan 0-1 di semifinal pertama Piala Liga. Tekanan pada Sarri jelas kian menguat jika dia tak mampu mempersembahkan “satu-satunya” trofi yang mungkin dimenangi Chelsea musim ini.