Kok Tak Bisa Cetak Gol ke Gawang Lazio, Piatek?

Krzysztof Piatek (Twitter/acmilan)
27 Februari 2019 22:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, ROMA - Bomber baru AC Milan, Krzysztof Piatek, tiba di markas Lazio dengan menyandang predikat yang tak main-main, yakni top scorer sementara Coppa Italia.

Di Coppa Italia musim ini, Piatek mendulang delapan gol. Penyerang asal Polandia ini juga sedang on fire dengan mengemas tujuh gol hanya dalam enam penampilan pertamanya di semua kompetisi bersama Rossoneri sejak diboyong dari Genoa, Januari kemarin.

Khusus di Seri-A musim ini, Piatek total mengemas 18 gol (bersama Milan dan Genoa). Dia hanya kalah sebiji gol dari megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, yang menempati daftar capocannoniere (pencetak gol terbanyak) sementara.

Tak ayal, ekspektasi besar bertumpu pada pundak Piatek ketika Milan melawat ke markas Lazio untuk melakoni leg pertama semifinal Coppa Italia di Stadion Olimpico, Roma, Rabu (27/2/2019) dini hari WIB. Namun, penyerang yang menjuluki dirinya El Pistolero tersebut kehabisan peluru pada pertandingan yang berakhir dengan skor imbang tanpa gol ini.

"Ini langkah mundur secara kualitas dibandingkan performa kami beberapa waktu terakhir, namun kami tahu ini [lolos ke final] ditentukan selama 180 menit. Kami dapat tantangan fisik karena Lazio selalu memberi tekanan dengan empat hingga lima pemain ke depan, jadi kami sangat bagus di pertahanan. Sayangnya, kami banyak mengalami banyak kesalahan di sepertiga akhir lapangan dan tidak ada servis untuk Piatek sama sekali," jelas allenatore Milan, Gennaro Gattuso, seperti dilansir football-italia.net.

Piatek jarang mendapatkan umpan dari rekan-rekannya. Peluang pertama El Pistolero baru diperoleh sekitar menit ke-49. Saat itu, dia berhasil meneruskan operan terukur Lucas Paqueta. Sayang, tembakannya membentur pemain Lazio, Patric, hingga melebar dari sasaran.

Barisan bek Lazio yang dimotori Francesco Acerbi berhasil memaksa Piatek tak berkutik di Olimpico. Bahkan bukan hanya Piatek, beberapa penyerang Milan seperti Suso, Hakan Calhanoglu, hingga Fabio Borini, tidak dibiarkan bergerak leluasa mendekati gawang tuan rumah.

"Acerbi melakukan tugasnya dengan baik, sementara Patric, Bastos, dan dua wing back juga tampil bagus malam ini. Tidak mudah bisa meredam pemain seperti Piatek, Suso, Calhanoglu, dan Borini, dan kami benar-benar menetralisir mereka. Mereka nyaris tidak pernah memberi masalah Thomas Strakosha [kiper Lazio] dan kami sekarang akan habis-habisan di San Siro pada April nanti [leg kedua di markas Milan]," ujar Pelatih Lazio, Simone Inzaghi.