Sergio Ramos Didakwa UEFA

Sergio Ramos (Reuters/Juan Medina)
28 Februari 2019 14:55 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MADRID - UEFA akhirnya resmi mendakwa bek dan kapten Real Madrid, Sergio Ramos, atas tindakan sengaja menginginkan kartu kuning pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di kandang Ajax Amsterdam, 13 Februari 2019 lalu.

Ramos diganjar kartu kuning setelah melanggar striker Ajax, Kasper Dolberg, pada menit ke-89 dalam laga yang dimenangi Madrid 2-1 tersebut. Eks bek Sevilla itu diduga sengaja melakukan itu agar menjalani sanksi akumulasi kartu kuning pada leg kedua babak 16 besar dan bisa kembali merumput jika Madrid lolos ke perempat final.

Ramos bakal sulit berkelit. UEFA telah mendakwa bek berusia 32 tahun ini. Defender Timnas Spanyol ini tak hanya akan absen pada leg kedua babak 16 besar. Dia juga terancam absen pada laga berikutnya jika Madrid lolos ke perempat final.

UEFA menginvestigasi kasus Ramos dan resmi mendakwanya, Selasa (26/2/2019) waktu setempat. Menurut Badan Kontrol, Etik, dan Disiplin UEFA, Ramos bakal dijatuhi sanksi berupa tak boleh bermain pada laga berikutnya.

Baru-baru ini, gelandang Valencia, Geoffrey Kondogbia, mendapat sanksi dua laga karena persoalan sama. Dia didakwa sengaja ingin mendapat kartu kuning pada leg pertama babak 32 besar Liga Europa di kandang Glasgow Celtic. Kondogbia absen pada leg kedua karena akumulasi kartu kuning. Dia juga harus menepi dari lapangan saat Valencia bermain pada leg pertama babak 16 besar melawan Krasnodar.

Dalam wawancananya dengan koran asal Madrid, Marca, Ramos membantah dirinya sengaja ingin menghindari sanksi akumulasi kartu kuning pada perempat final Liga Champions. "Saya sangat terkejut dengan semua ini. Saya terpaksa melalukan pelanggaran, sebuah pelanggaran yang diperlukan, bukan untuk mendapat kartu kuning," ujar Ramos, seperti dilansir theguardian.com, Rabu (27/2/2019).