Kandang Persis Solo Belum Jelas, Pelatih: Itu Tak Ganggu Persiapan Tim!

Para pemain Persis Solo merayakan gol (Twitter/persisofficial)
01 Maret 2019 21:25 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO - Persis Solo masih dipusingkan dengan lokasi stadion kandang untuk berlaga di Liga 2 Indonesia musim 2019. Hingga kini, Persis belum mendapatkan kepastian stadion yang akan mereka pakai sementara waktu tersebut.

Hal itu terjadi menyusul adanya penolakan dari sejumlah suporter di wilayah DIY atas rencana Persis Solo menggunakan Stadion Maguwoharjo, Sleman, DIY. Kelompok suporter yang menolak antara lain suporter PSIM Jogja, Brajamusti dan The Maident serta suporter Persiba Bantul, Curva Nord Famiglia (CNF).

Penolakan tersebut membuat perizinan dari Polda DIY dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman untuk berbagi stadion dengan PSS Sleman terancam gagal turun. Mau tak mau, Persis harus menyiapkan rencana cadangan seandainya izin tersebut benar-benar batal diterbitkan.

Pelatih Persis, Agus Yuwono, menyatakan tak ada masalah dengan belum pastinya home base Persis. Alasannya, kick off Liga 2 masih lama. “Home base adalah kewenangan manajemen. Saat ini manajemen masih berusaha. Kami support saja,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Jumat (1/3/2019) malam.

Ia mengatakan home base tidak terlalu berpengaruh terhadap persiapan tim. Pemain bisa berlatih dimanapun. Sementara home base akan menjadi tempat pertandingan. “Kami juga belum memulai latihan. Saya kira, latihan sebulan sebelum kick off masih bisa,” ungkapnya.

Pemain Persis, Andri Prabowo, mengatakan tak terlalu memikirkan masalah home base. Sebagai pemain, ia dikontrak untuk bertarung dan bekerja keras. “Kami hanya harus fight kapanpun dan dimanapun,” tutur pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang itu.

Sementara itu, Manajer Persis, Langgeng Jatmiko, saat dihubungi Solopos.com, Jumat, mengatakan belum mengadakan rapat soal kepastian stadion kandang. “Kami belum rapat ,” ungkap singkat. Implikasinya, Persis belum menentukan alternatif stadion lain yang akan mereka pakai. Drama pindah stadion akibat renovasi Stadion Manahan Solo sebenarnya juga terjadi musim lalu.

Saat itu, Persis akhirnya memilih Stadion Wilis, Kota Madiun sebagai home base sementara. Namun, stadion itu juga memiliki kendala tersendiri sehingga musim ini tidak menjadi alternatif pertama sebagai kandang sementara Laskar Sambernyawa. “Di sana penonton tidak bisa maksimal. Paling banyak hanya 4.000 orang. Itu juga hanya di awal kami pindah. Lalu turun hingga hanya sekitar 1.000 orang per pertandingan,” terang Sekjen Persis, Dedy M. Lawe.