Rekor Apik Di Francisco di Derby Della Capitale Terhenti

Lazio vs AS Roma (Reuters/Alberto Lingria)
03 Maret 2019 21:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, ROMA — Eusebio Di Francesco punya bekal mentereng saat menjejakkan kaki di Olimpico untuk melawan Lazio, Minggu (3/3/2019) dini hari WIB. Sejak menangani AS Roma pada Juni 2017, Di Francesco tak pernah kalah dalam Derby della Capitale dengan memetik dua kemenangan dan satu imbang.

Sebuah rekor yang membuat pendukung Giallorossi cukup percaya diri menghadapi laga derby edisi ke-150 ini. Namun catatan impresif itu harus berujung pil pahit. Daniele De Rossi dkk. justru takluk tiga gol tanpa balas di tangan Si Elang, julukan Lazio. Aksi Filipe Caicedo di menit ke-12, penalti Ciro Immobile menit ke-74, serta sepakan keras Danilo Cataldi semenit jelang bubaran membuat Roma harus pulang dengan tangan hampa.

Hasil itu menjadi kekalahan pertama Serigala Ibu Kota setelah selalu menang di empat laga sebelumnya. “Ini adalah kekalahan terberat, kekalahan pertama saya di derby,” ujar Di Francesco seperti dilansir Sky Sports, Minggu.

Duel tim sekota itu sejatinya berjalan relatif berimbang. Roma berhasil membukukan delapan peluang dan 54% penguasaan bola, sedangkan Lazio mencatatkan enam peluang. Namun penampilan ceroboh Roma di lini pertahanan menjadi pembeda hasil pertandingan.

Di gol pertama Lazio, Joaquin Correa dengan mudah melepas umpan terobosan di antara dua bek Roma, Federico Fazio, dan Juan Jesus, yang akhirnya dikonversi Caicedo menjadi gol. Fazio kembali membuat blunder yang berujung gol kedua Lazio. Tekel terlambat sang bek terhadap Correa membuat wasit Paolo Mazzoleni menunjuk titik putih.

“Kami bereaksi dengan seharusnya seusai jeda dan sempat punya beberapa peluang bagus. Namun kami terlalu sering salah dalam bertahan. Tendangan penalti mereka langsung menghilangkan hembusan angin untuk kami,” sesal Di Francesco.

Kekalahan ini membuat peluang Roma menggeser Inter dari empat besar sirna seketika. Sebaliknya, tambahan tiga poin memperpanjang asa Lazio untuk meraih zona Liga Champions. Gli Aquilotti saat ini berada di posisi keenam dengan 41 poin, selisih enam poin dari Inter di posisi keempat dan tiga poin dari Roma di posisi kelima. Namun Lazio masih menyimpan satu pertandingan.

“Kemenangan di derby selalu bermakna sangat dalam. Ini memberikan kami antusiasme baru untuk melangkah lebih jauh,” ujar Pelatih Lazio, Simone Inzaghi, seperti dilansir Football Italia.

Saking emosionalnya, Danilo Cataldi sampai membuka jersey saat merayakan gol penutup Lazio di laga itu. Gelandang 24 tahun itu pun harus rela menerima kartu kuning. “Saya hanya ingin berlari, berselebrasi, untuk merasakan semangat dalam momen itu. Ini sangat spesial. Saya pikir ini momen terbaik dalam karierku,” ujar Cataldi.