Juventus Vs Atletico Madrid: Godin Centurian

Diego Godin - Reuters/Sergio Perez
12 Maret 2019 09:17 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, TURIN--Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, rela melepas siapa pun pemainnya yang ingin hengkang ke klub lain kecuali satu orang, yakni Diego Godin.

Di mata Simeone, Godin memang tak tergantikan di skuat Atletico. Godin tak hanya menjadi bek sentral terkuat timnya, namun pemimpin di ruang ganti Los Rojiblancos, julukan Atletico. "Saya tidak akan pernah membiarkannya pergi. Dia mengalami kemajuan pesat dan mendapat setiap respek, sebagai pesepak bola, pemimpin, dan pribadi. Saya sangat mengapresiasinya," ujar Simeone, seperti dilansir uefa.com, Senin (11/3/2019).

Tak bisa dibayangkan bagaimana lini belakang Atletico tanpa kehadiran pemain berjuluk El Muro de Uruguay (Tembok Uruguay) tersebut. Defender gaek berusia 33 tahun ini memimpin Atletico sebagai tim yang paling disegani karena kecerdasannya dalam menerapkan strategi defensif.

Godin juga memperlihatkannya ketika Atletico menjinakkan Juventus 2-0 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Februari lalu. Bersama tandemnya Jose Gimenez plus kiper Jan Oblak, Godin meredam serangan Juve yang dimotori Cristiano Ronaldo. Bahkan, Godin dan Gimenez menjadi penyokong gol bagi Atletico ke gawang Juve.

Godin sepertinya bakal kembali menjadi penyumbat serangan Juve pada leg kedua babak 16 besar di Allianz Stadium, Turin, Rabu (13/3/2019) pukul 03.00 WIB. Duel di Turin sekaligus bakal menjadi momentum istimewa El Muro de Uruguay. Godin akan mencatat penampilannya ke-100 (centurian) di kompetisi antarklub di Eropa jika dimainkan melawan Juve.

Kabar baik pun berembus menjelang duel ini. Godin, yang sempat mengalami cedera paha saat latihan menjelang laga melawan Leganes akhir pekan lalu, dilaporkan kembali bergabung dengan skuatnya. Sebaliknya, ini menjadi berita buruk bagi Juve yang dituntut menang setidaknya 3-0 pada leg kedua nanti.

Juve memang memiliki Ronaldo yang membobol gawang Atletico sebanyak 22 kali dalam 32 duel. Namun, Ronaldo seperti kehilangan taji ketika bertemu Godin dkk. saat timnya tumbang 0-2 di markas Atletico, Stadion Wanda Metropolitano lalu.

Kabar buruk lainnya, Juve memiliki rekor mencetak gol yang kurang impresif di kandang sejak dibesut pelatih Massimiliano Allegri. Pada era Allegri, tim berjuluk Bianconeri ini hanya tiga kali mampu mencetak 3 gol dalam sebuah pertandingan kandang Liga Champions. Masing-masing saat menjamu Olympiakos pada 2014/2015, menaklukkan Barcelona 3-0 pada 2017/2018, dan melumat Young Boys Bern tiga gol tanpa balas pada fase grup musim ini.

Meski begitu, segelintir pesta kemenangan tia gol di kandang tersebut bisa menginspirasi pasukan Allegri. Selain Ronaldo, Paulo Dybala tidak boleh dicoret dari peran vitalnya bagi serangan Juve nanti. Dybala ikut menyokong gol ketika Bianconeri melumat Barcelona 3-0 pada fase grup 2017/2018. Bomber asal Argentina ini juga menjadi penyokong gol terbanyak Juve di Liga Champions musim ini, yakni 5 gol.

Hanya satu dari sembilan tim yang mampu membalikkan kekalahan 0-2 dalam sejarah Liga Champions. Satu-satunya tim tersebut yakni Manchester United ketika menundukkan Paris Saint Germain (PSG) 3-1 di Paris, untuk memastikan tim mereka lolos ke perempat final dengan agregat 3-3 unggul produktivitas gol tandang pada Liga Champions musim ini. "Semakin susah, semakin saya menikmatinya," jelas Allegri, seperti dilansir Reuters.

Celakanya, Juve kehilangan beberapa pemain, khususnya di lini belakang. Alex Sandro terkena sanksi, sedangkan Mattia De Sciglio, Juan Cuadrado, Andrea Barzagli, dan Sami Khedira cedera. Douglas Costa kembali berlatih setelah pulih dari cedera. Tapi masih terlalu riskan memainkannya sebagai starter. Praktis, hanya Joao Cancelo dan Leonardo Spinazzola, bek sayap Juve yang benar-benar dalam kondisi siap tampil.

Media Italia, The Corriere dello Sport, mengklaim Allegri bakal memakai strategi back three untuk mengatasi problema timnya. Yakni dengan menempatkan Giorgio Chiellini di bek sentral, dengan diapit Cancelo dan Federico Bernardeschi masing-masing di kiri dan kanan.

 

Perkiraan Starting XI

Juventus (4-3-3):  Szczesny; De Sciglio, Bonucci, Chiellini, Alex Sandro; Bernardeschi, Pjanic, Matuidi; Dybala, Mandzukic, Ronaldo

Atletico Madrid (4-4-2)  : Oblak; Juan Fran, Gimenez, Godin, Filipe Luis; Koke, Rodri, Saul, Correa; Griezmann, Morata