Persaingan Piala Presiden 2019 Sengit, Belum Ada Tim Lolos Otomatis

Pemain Bhayangkara FC, Anderson Aparecido Salles (kanan), berusaha merebut bola dari kaki Gilang Ginarsa (Mitra Kukar) dalam duel kedua tim di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Senin (11/3 - 2019). (Antara Foto/Risky Andrianto)
12 Maret 2019 09:45 WIB Tri Wiharto Indonesia Share :

Solopos.com, BEKASI—Persaingan di fase grup Piala Presiden 2019 benar-benar berjalan sangat ketat. Hingga laga kedua berakhir pada Senin (11/3/2019) malam, belum ada tim yang memastikan lolos otomatis ke babak perempat final.

Perburuan untuk menjadi pemuncak klasemen di masing-masing grup (A-E) masih sangat sengit. Penentuan siapa penguasa puncak klasemen harus ditentukan hingga laga ketiga atau laga terakhir fase grup.

Piala Presiden 2019 akan mengambil lima tim yaitu juara di masing-masing grup ditambah tiga tim runner up terbaik untuk berlaga di perempat final.

Di laga terakhir putaran kedua yang mempertemukan Semen Padang dengan Bali United di Grup B di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Bali United.

Kemenangan tersebut membuat Bali United berada di puncak klasemen sementara Grup B dengan nilai 6 sama dengan nilai Bhayangkara FC. Bali United unggul selisih gol 4 berbanding 3.

Meski demikian, Bali United tak serta merta lolos ke perempat final karena pada laga putaran ketiga atau duel penutup, harus berhadapan dengan Bhayangkara FC. Laga ini sangat krusial untuk memperebutkan posisi puncak klasemen grup sekaligus menjamin mereka lolos otomatis ke perempat final. Meski tim yang kalah tetap berada di posisi kedua klasemen akhir namun hal itu belum tentu memastikan mereka lolos ke perempat final karena harus bersaing dengan empat runner up dari grup lain. Mereka harus bersaing menjadi tim runner terbaik.

Bhayangkara FC dalam laga sebelumnya mampu menang atas Mitra Kukar dengan skor 2-1. Pelatih Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera, tidak mempermasalahkan timnya kebobolan di pertandingan, karena terpenting adalah kemenangan.

"Kami sudah berusaha bertahan dengan baik, tetapi tetap kebobolan. Namun yang penting kami mencetak banyak gol," ujar Alfredo seusai laga seperti dikutip Antara, Senin malam.

Penyerang Bhayangkara FC, Herman Dzumafo, mengutarakan kemenangan atas Mitra Kukar sebagai hasil sangat positif. "Laga yang sulit karena kami harus kebobolan lebih dahulu. Akan tetapi, bersyukur kami menang dan saya berharap bisa lolos ke babak selanjutnya," ujar Dzumafo.