Latihan Perdana Mundur, Komitmen Persis Solo Naik Kasta Dipertanyakan

Peserta seleksi tim Persis Solo unjuk kemampuan di Stadion Sriwedari, Solo, Rabu (13/2 - 2019). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
12 Maret 2019 21:25 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Persis Solo kembali menemui ganjalan dalam persiapan mereka jelang Liga 2 2019. Setelah belum kunjung mendapat homebase untuk musim ini, Persis resmi memundurkan jadwal latihan perdana dari 15 Maret 2019 menjadi 1 April 2019. Sejumlah suporter pun mulai mempertanyakan komitmen manajemen untuk membawa Laskar Sambernyawa naik kasta ke Liga 1 2020.

Sebagai informasi, pengunduran jadwal dilakukan karena Persis masih perlu menyiapkan sarana pendukung seperti mes pemain dan tempat latihan. Molornya jadwal latihan tersebut praktis membuat Persis hanya punya waktu kurang dari tiga bulan untuk membentuk skuat. Hal itu dengan asumsi kick off Liga 2 bakal dimulai Juni 2019.

“Bagaimana tim pelatih bisa meramu tim secara optimal kalau persiapannya sangat mepet. Kalau terus seperti ini, kami tidak berharap banyak Persis bisa naik kasta,” ujar koordinator Aliansi Suporter Surakarta, Hanif Bagas, saat berbincang dengan Solopos.com, Selasa (12/3/2019).

Pihaknya mempertanyakan komitmen Persis untuk bersaing dengan tim yang telah membentuk tim lebih awal seperti Persita Tangerang, Persiba Balikpapan hingga Bogor FC. Bogor FC yang berstatus tim promosi bahkan amat agresif di bursa transfer dengan merekrut sejumlah pemain seperti Ichsan Pratama, Hisyam Tolle hingga eks kapten PSIM Jogja, Hendika Arga Permana.

Persis sendiri sejauh ini baru mengikat 15 pemain dari rencana 24 pemain untuk kompetisi musim ini. Aliansi Suporter Surakarta yang terdiri dari elemen Pasoepati dan Surakartans menjajaki wacana aksi untuk memberi tekanan agar manajemen lebih serius menangani tim.

“Bisa saja ada gerakan lagi, tapi perlu didiskusikan dulu dengan anggota. Kami hanya ingin target promosi Liga 1 tak sekadar janji manis,” tuturnya.

Seorang anggota Pasoepati asal Laweyan, Restu Andrianto, belum melihat komitmen serius manajemen untuk membawa Persis promosi di akhir musim. Menurut Restu, start latihan awal April kurang ideal karena pada awal Mei sudah masuk Bulan Ramadan. “Otomatis intensitas latihan berkurang karena pemain menjalankan ibadah puasa. Pelatih Agus Yuwono harus mengatur ulang porsi latihan secara cermat untuk menghasilkan skuat yang solid di waktu mepet.”

Manajer Persis, Langgeng Jatmiko, mengonfirmasi pengunduran jadwal latihan perdana menjadi 1 April 2019. Langgeng menyebut kebijakan itu harus diambil karena masih butuh waktu untuk menuntaskan perbaikan mes. “Kami juga perlu memastikan tempat latihan. Ada tiga lapangan yang dibidik yakni Stadion Sriwedari, Lapangan Karangasem dan Lapangan Auri,” ujarnya.