Barcelona Vs Lyon: Pantang Buang-Buang Peluang

Barcelona (Reuters/Jon Nazca)
13 Maret 2019 16:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, BARCELONA - Barcelona melepaskan 25 tembakan saat turun pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di markas Lyon, tiga pekan lalu. Namun, raksasa Spanyol ini gagal mengonversi satu pun peluang mereka itu menjadi gol.

Lionel Messi cs. akhirnya harus puas dengan skor 0-0 pada leg pertama lalu. Barca tentu pantang mengulang kesalahan serupa saat gantian menjamu Lyon pada leg kedua babak 16 besar di Camp Nou, Barcelona, Kamis (14/3/2019) pukul 03.00 WIB.

Tuah Messi dalam merobek gawang Lyon diharapan bisa kembali di bentrok kali ini. Bomber berjuluk La Pulga tersebut mencetak tiga gol dalam lima duel kontra tim Ligue 1 Prancis tersebut.  

Barca bisa berkaca dari pengalaman mereka ketika menyingkirkan Lyon dengan agregat 6-3 pada babak 16 besar Liga Champions 2008/2009. Saat itu, Barca juga ditahan imbang di markas Lyon pada leg pertama, yakni dengan skor 1-1. Tapi tim beralias Blaugrana ini mengamuk dengan melumat Lyon 5-2 pada leg kedua di Camp Nou.

Meski begitu, bek Barca, Jordi Alba, memperingatkan timnya untuk tidak menganggap remeh Lyon. Dia juga meminta rekan-rekannya belajar dari kesalahan Real Madrid dan Paris Saint Germain (PSG)yang tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions musim ini karena keok dari lawan masing-masing pada leg kedua di kandang.

"Semua lawan sulit di kompetisi level ini. Kami harus konsentrasi untuk benar-benar fokus dan bisa mengerahkan kemampuan terbaik saat melawan Lyon. Kami harus tunjukkan karakter kami," ujar Alba, seperti dikutip tribuna.com, Selasa (12/3/2019),

Ada satu alasan besar kenapa Barca mesti harus lebih waspada terhadap Lyon. Top scorer Lyon, Nabil Fekir, bakal kembali bermain setelah pada leg pertama lalu dirinya absen karena sanksi. Gelandang serang Timnas Prancis ini mengaku sudah tidak sabar untuk berduel dengan para pemain Barca, termasuk Messi.

"Bagiku, Messi adalah pemain terbaik di dunia. Saya pernah menghadapinya di lapangan pada Piala Dunia [2018]. Lionel Messi berada di level paling top selama 10 tahun ini. Dia selalu menentukan di setiap musim. Dia banyak memenangi trofi dengan timnya. Kami akan mengerahkan kemampuan terbaik untuk menghentikannya," ancam Fekir, seperti dikutip uefa.com.