Cristiano Ronaldo, Dewanya Liga Champions

Cristiano Ronaldo (Reuters/Alberto Lingria)
13 Maret 2019 21:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, TURIN - Liga Champions bernar-benar seperti arena bermain bagi Cristiano Ronaldo. Hampir semua rekor individu di turnamen paling elite di Eropa ini tercatat atas namanya. Mulai dari pencetak rekor gol terbanyak, peraih brace paling sering, pencetak gol sundulan termoncer, hingga pencetak assist terbanyak berhasil dipecahkannya.

Terbaru, Ronaldo menahbiskan diri sebagai pencetak hattrick terbanyak dalam sejarah Liga Champions berdampingan dengan musuh abadinya, Lionel Messi. Tiga gol Ronaldo bersama Juventus ke gawang Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Allianz Stadium, Turin, Rabu (13/3/2019) dini hari WIB, merupakan hattrick kedelapan dalam kariernya di turnamen paling elite di Benua Biru ini.

Ronaldo berhasil membawa Juve melakoni remuntada (pembalasan) setelah pada leg pertama timnya dipermalukan 0-2 di markas Atletico, untuk membawa raksasa Turin lolos ke perempat final dengan agregat 3-2. "Ini mengapa Juventus mendatangkanku ke sini, untuk membantu hal-hal yang tak pernah bisa mereka wujudkan sebelumnya. Ini mentalitas yang Anda perlukan untuk menjuarai Liga Champions," jelas Ronaldo, seperti dilansir Reuters.

Musim panas lalu, Ronaldo meninggalkan Madrid dengan perasaan dongkol. Masa depannya merasa digantung klub pimpinan Florentino Perez tersebut. Padahal jika mau jujur, Ronaldo telah memberikan segalanya untuk Madrid, termasuk empat trofi Liga Champions.

Ronaldo akhirnya memutuskan keluar dari zona nyaman dan bercerai dengan klub yang dibelanya selama sekitar sembilan tahun tersebut. Juve pun bergerak cepat dengan menggaet sang megabintang dengan banderol 100 juta euro (Rp1,6 triliun). Tujuannya hanya satu, Juve ingin Ronaldo mengakhiri paceklik gelar mereka di kompetisi paling glamor di Eropa ini sejak 1996 alias 23 tahun silam.

Harapan itu memang sempat nyaris padam ketika Juve takluk 0-2 pada leg petama di markas Atletico. Tapi, Ronaldo layak dijuluki sebagai dewanya Liga Champions setelah berhasil membalikkan kekalahan itu dengan hattrick-nya di Allianz Stadium. Dua gol pembuka Ronaldo dilesakkan lewat sundulan masing-masing pada menit ke-27 dan ke-49. Sedangkan gol ketiganya dicetak dari tendangan penalti sekitar empat menit sebelum bubar.

"Ronaldo pemain terbaik di dunia, dia mampu menunjukkan performa seperti itu di malam yang penting. Dia memperlihatkan apa yang sudah saya lakukan di Wanda Metropolitano [selebrasi], seperti saya, dia berusaha menunjukkan karakternya," ujar pelatih Atletico, Diego Simeone, dilansir dailymail.co.uk.