Perempatfinal Liga Champions: Guardiola Waspadai Juventus!

Josep Guardiola (Reuters/Jason Cairnduff)
14 Maret 2019 08:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MANCHESTER - Menang dengan skor telak sepertinya sudah menjadi "hobi" bagi Manchester CIty musim ini. Bagaimana tidak, pasukan Josep "Pep" Guardiola ini telah 10 kali memenangi pertandingan dengan masing-masing mencetak minimal lima gol di semua kompetisi musim ini.

Paling gres ditunjukkan Manchester Biru dengan melumat Schalke 7-0 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium, Manchester, Rabu (13/3/2019) dini hari WIB. The Citizens, julukan City, otomatis memastikan lolos ke perempat final dengan agregat 10-2 atas tim asal Jerman tersebut.

City langsung menerawang siapa tim yang bakal ditemui mereka pada delapan besar nanti. Selain City, sebelumnya sudah ada lima tim yang memastikan lolos, yakni Ajax Amsterdam, Manchester United, Tottenham Hotspur, Porto, dan Juventus.

Dari tim-tim tersebut, Guardiola mengaku paling waspada dengan Nyonya Tua, alias Juventus, yang diperkuat Cristiano Ronaldo. Ronaldo memang memberi ancaman bagi siapa saja setelah dirinya membawa Juve lolos dari misi yang nyaris mustahil yakni membalikkan defisit dua gol untuk menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 3-2. Guardiola bahkan menfavoritkan Juve sebagai juara Liga Champions musim ini.

"Saya [bersama Barca] juara dua kali, namun saya [dalam karier secara kesuluruhan] gagal juara tujuh kali. Jadi saya bukan Real Madrid [yang sukses hattrick juara dalam tiga musim sebelumnya]. Madrid sudah out, namun masih ada Juventus. Mereka menggaet Cristiano Ronaldo, mereka bisa menjuarai Liga Champions dengan Juventus," ujar Guardiola, seperti dilansir football-italia.net.

Guardiola bukan tipe pelatih yang gampang puas. Dia menilai City sebenarnya bisa tampil lebih baik lagi ketika menaklukkan Schalke. Padahal, Leroy Sane dkk. sudah tampil luar biasa. Sane menjadi pemain paling bersinar dengan mencetak satu gol, serta tiga assist masing-masing untuk gol Raheem Sterling, Bernardo Silva, dan Phil Foden.

Sebelumnya, bomber The Citizens, membuka keran gol timnya dengan brace, termasuk dari tendangan penalti. Sedangkan gol penutup Manchester Biru disumbangkan Gabriel Jesus. Ini merupakan kemenangan terbesar dalam satu leg di sejarah Liga Champions.