Sinyal Perombakan AS Roma

SPAL vs AS Roma (Twitter)
17 Maret 2019 22:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, FERRARA — Hanya menang sekali dari 19 laga terakhir di semua ajang menjadi modal SPAL saat menjamu AS Roma di Stadion Paolo Mazza, Minggu (17/3/2019) dini hari WIB. Catatan buruk itu masih ditambah rekor tak pernah menang SPAL di kandang sendiri sejak September 2017.

Namun AS Roma masih saja tak mampu memanfaatkan kondisi tersebut setelah keok 1-2 di tangan tuan rumah. Kekalahan perdana Roma di era Claudio Ranieri itu membuat mereka tertahan di posisi kelima dengan 47 poin dari 28 pertandingan.

Ranieri pun melontarkan kekecewaan terhadap permainan anak asuhnya. Pelatih senior ini menilai Edin Dzeko dkk. kalah nyali dari tuan rumah. Roma sendiri sudah kebobolan di menit ke-22 lewat sundulan Mohamed Fares. Sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Diego Perotti di menit ke-53, SPAL kembali unggul setelah Andrea Petagna juga mencetak gol dari titik putih tujuh menit kemudian.

“Kami gagal tampil sebagai sebuah tim. Usaha tanpa organisasi itu tidaklah cukup,” ujar Ranieri seperti dilansir Football Italia, Minggu.

Roma sejatinya punya 16 peluang, tapi hanya empat yang mengarah ke gawang. Sedangkan tuan rumah lebih efektif dengan mencatat empat shot on target dari 10 tembakan. SPAL juga gigih menandingi Roma sepanjang laga dengan penguasaan bola hampir imbang 49%-51%.

Ranieri blak-blakan dengan menyebut ada sejumlah pemain yang tak punya cukup mental bertanding dan kepercayaan diri. Sang pelatih pun tak segan melakukan perombakan skuat jika performa buruk terus berlanjut. “Jika kami tak punya kualitas untuk Liga Champions, mungkin ada beberapa perubahan di tim,” tukas Tinkerman, julukan Ranieri.