Ronaldo Bangun Klinik Transplantasi Rambut, Tarifnya Capai Rp64,4 Juta

Pemain Juventus, Cristiano Ronaldo. (Reuters)
21 Maret 2019 14:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, SOLO - Ada yang menyebut Cristiano Ronaldo sebagai "pohon uang". Itu karena dari ujung kepala hingga ujung kakinya bisa mendatangkan uang. Sudah menjadi rahasia umum, Ronaldo tidak hanya bergemilang uang karena pendapatannya sebagai pesepak bola.

Namun, megabintang asal Portugal ini juga piawai dalam mengelola berbagai macam bisnis, dari perhotelan, parfum, sepatu, hingga pakaian dalam. Baru-baru ini, kerajaan bisnis Ronaldo merambah ke klinik transplantasi rambut yang diberi nama Insparya.

Ya, eks pemain Manchester United dan Real Madrid itu telah membangun 10 klinik transplantasi rambut itu di Portugal. Dia membuat sekitar 35.000 transplantasi dengan durasi perawatan sekitar enam jam dengan banderol 4.000 euro (Rp64,4 juta) hingga 7.000 euro (Rp112,7 juta)!

Nah, ternyata Ronaldo tidak puas hanya dengan mengembangkan bisnis untuk mengatasi kebotakan tersebut di Portugal. Dia memperluas pasar dengan membuka waralaba Insparya di Spanyol. Dia memperkenalkan klinik barunya di Negeri Matador, Selasa (19/3/2019). Sebanyak 50 pesen keuntungannya akan masuk ke kantong Ronaldo.

"Alopecia [ kerontokan rambut yang disebabkan oleh serangan sistem imunitas tubuh sendiri] merupakan masalah yang sangat besar di Eropa dan penjuru dunia dan kami ingin membantu orang-orang untuk menghargai diri sendiri dan tidak merasa malu datang ke kami," ujar Ronaldo, seperti dilansir marca.com, Rabu (20/3/2019).

"Setiap orang senang memperdulikan citra mereka dan saya adalah contohnya, dan ini alasannya ketika Paulo [Ramos, CEO Grup Insparya] memberi tahuku tentang proyek ini, saya menyadari ini sesuatu yang unik," imbuhnya.

Ronaldo mengaklim kliniknya di Spanyol ini bisa membantu perekonomian di Negeri Matador. "Proyek ini akan menjadi sukses, kami ingin membantu orang-orang Spanyol [yang mengalami masalah kebotakan] dan perekonomian Spanyol," jelas dia.