Inggris vs Rep. Cheska: Momentum Three Lions

Pemain Timnas Inggris, Raheem Sterling (kanan) dan Harry Kane berlatih di St. George's Park, Kamis (21/3/2019). (Reuters - Carl Recine)
22 Maret 2019 23:30 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, LONDONBanyak yang menyangsikan konsistensi permainan Timnas Inggris seusai mereka menembus babak semifinal Piala Dunia 2018.

Capaian mengejutkan itu dianggap sulit dipertahankan lantaran rata-rata pemain Inggris masih berusia muda, lekat dengan inkonsistensi. Namun anggapan itu runtuh seusai Three Lions keluar sebagai juara Grup 4 Liga Nations dengan menyingkirkan tim macam Spanyol dan Kroasia.

Gareth Southgate jelas harus merawat momentum tersebut jika ingin berhasil dalam Kualifikasi Euro 2020 Grup A. Bertempat di Wembley, Sabtu (23/3/2019) dini hari WIB, Republik Cheska menjadi ujian pertama mereka untuk membidik pucuk klasemen grup sekaligus tiket otomatis ke Euro 2020.

Misi Inggris untuk meneruskan tren positif tampaknya dalam rel yang tepat menyusul banyaknya pemain yang bermotivasi tinggi untuk membela timnas. Bek Tottenham Hotspur, Kieran Trippier, mengaku tak sabar kembali bermain dan meraih start positif bersama Inggris. Hal itu ingin dicapainya setelah menjalani musim yang tak terlalu lancar bersama klub. “Musim ini saya tak melakukan sesuatu yang mestinya bisa saya lakukan [bersama Tottenham]. Itulah mengapa saya gembira bisa kembali ke Timnas Inggris,” ujar Trippier seperti dilansir BBC, Kamis (21/3/2019).

Bagi Inggris, Trippier amat diandalkan di posisi bek kanan menyusul cedera bek Liverpool,  Trent Alexander-Arnold. Selain Trippier, pemain yang bersemangat menatap laga kontra Republik Cheska adalah James Ward-Prowse. Ini menjadi pemanggilan kedua gelandang Southampton itu sejak kesempatan pertamanya berseragam Inggris, Maret 2017. Cedera Fabian Delph membawa berkah bagi pemain dengan tendangan bebas mematikan itu. “Saya mengalami banyak pasang surut, tapi saya merasa berada di posisi terkuat saat ini. Saya menantikan akhir pekan ini,” ujar pemain 24 tahun itu dilansir Guardian.

Inggris bisa dibilang di atas angin karena bermain di Wembley plus mengantongi rekor tak terkalahkan dalam 17 dari 20 laga terakhir. Meski diunggulkan meraih tiga poin, pasukan Southgate harus jeli mengelola kondisi fisik lantaran tiga hari setelahnya mereka giliran bersua Montenegro di ajang kualifikasi.

Republik Cheska sendiri tak bisa dipandang remeh karena mereka berhasil mencatat tiga kemenangan dalam lima laga terakhir. Patrick Schick menjadi pemain yang perlu diwaspadai setelah mampu mencetak tiga gol hanya dari empat penampilan bersama Republik Cheska. Striker AS Roma itu mencetak gol kemenangan di laga terakhir Republik Cheska ketika membekuk Slovakia 1-0 di Liga Nations, November 2018.

 

Perkiraan Starting XI

Inggris (4-3-3): Pickford; Trippier, Maguire, Keane, Walker; Henderson, Alli, Dier; Sterling, Kane, Rashford.  Pelatih: Gareth Southgate (Inggris)

Rep. Cheska (4-5-1): Vaclik; Novak, Celustka, Kalas, Selassie; Jankto, Dockal, Soucek, Zmrhal, Vydra; Schick. Pelatih: Jaroslav Silhavy (Rep. Cheska)