Blunder, Karier Courtois di Madrid Diprediksi Suram

Thibaut Courtois (Reuters/Lee Smith)
22 Maret 2019 20:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, BRUSSEL — Timnas Belgia mengawali kampanyenya dalam Kualifikasi Euro 2020 dengan impresif seusai menggebuk Rusia dengan skor 3-1 di Stadion Roi Baudouin, Jumat (22/3) dini hari WIB. Sayang kemenangan tersebut dinodai blunder kiper Thibaut Courtois yang membuat Belgia hampir saja kehilangan tiga angka.

Saat Belgia telah unggul 1-0 lewat gol Youri Tielemans di menit ke-14, Courtois justru membuat kebodohan yang membuat Rusia berhasil menyamakan kedudukan dua menit berselang. Berawal dari backpass Jan Vertonghen, Courtois yang menerima bola tak langsung membuangnya ke depan. Kiper Real Madrid ini memilih menggiring bola di kotak penalti hingga striker Rusia, Artem Dzyuba, mencoba mengganggunya.

Courtois pun tersandung dan membuat bola lepas dari kendalinya dan mengarah ke Denis Cheryshev. Winger Rusia ini langsung melewati Courtois sebelum melesakkan bola ke gawang. Beruntung Belgia bisa kembali memimpin lewat aksi sang kapten Eden Hazard. Dua golnya ke gawang Guilherme di menit ke-45 (penalti) dan menit ke-88 menggaransi tiga poin bagi Rode Duivels, julukan Belgia.

Blunder Courtois kontan langsung menjadi sorotan warganet terutama pendukung Chelsea. Mereka mengejek peraih Golden Glove di Piala Dunia 2018 itu tak lebih baik dari eks kiper Liverpool, Loris Karius, yang membuat blunder saat melawan Real Madrid di final Liga Champions.

“Courtois sejak meninggalkan Chelsea: blunder, manajer dipecat, blunder, gagal raih trofi, blunder, tersingkir dari Liga Champions, blunder, Zidane kembali, Courtois diturunkan, blunder untuk Belgia,” cuit Will dalam akun twitternya.

“Karier Courtois benar-benar telah kehilangan sinarnya sejak menolak latihan dan memaksa pindah di akhir kariernya di Chelsea,” timpal Kenneth.

Nasib Courtois di Madrid pun diprediksi makin buram menyusul kesalahannya tersebut. Sejak Zinedine Zidane kembali melatih Madrid, Courtois didepak dan diganti Keylor Navas. Courtois memang sempat dicap sebagai pemain terburuk dalam sejarah Madrid ketika tiba dari Chelsea.

Dua laga melawan Eibar dan Ajax Amsterdam belakangan menjadi bukti bahwa penampilannya tak kunjung impresif bersama El Real. Dalam 24 penampilannya, Courtois telah kebobolan 30 gol dan hanya mencatat delapan clean sheet.