Indonesia Babak Belur Dihajar Thailand, Ini Penjelasan Indra Sjafri

Indonesia vs Thailand (Antara Foto/R. Rekotomo)
22 Maret 2019 22:25 WIB Newswire Indonesia Share :

Solopos.com, HANOI - Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan pada laga perdana Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 melawan Thailand. Pelatih Indonesia, Indra Sjafri, menyebut anak asuhnya tak bisa keluar dari tekanan sang lawan.

Melawan Thailand di Stadion My Dinh Stadium, Hanoi, Vietnam, Jumat (22/3/2019) petang WIB, Indonesia kalah dengan skor telak 0-4. Empat gol yang bersarang di gawang Awan Setho dilesakkan oleh Supachai Chaided (2 gol), Shinnaphat Leaoh, dan Supachok Sarachat.

Di laga ini, Indonesia memang terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Peluang-peluang yang coba dibuat Egy Maulana Vikri dkk. lebih banyak patah di lini tengah atau pun lini belakang Thailand. Alhasil, Indonesia tak banyak mengancam gawang Thailand.

Indra Sjafri mengakui ketatnya pressing yang dilancarkan oleh para pemain Thailand. Menurut Indra hal itu yang membuat anak asuhnya kesulitan menyerang. Dia pun menampik menerapkan strategi bertahan pada laga tersebut.

"Kami memang tidak bisa mengembangkan permainan dari babak pertama. Kami ditekan dan pemain tak bisa keluar dari tekanan jadi kesannya kami bermain defend," kata Indra seperti dikutip dari detik.com.

"Kami sudah atur dari gelandang serang harus ke depan, tidak perlu ke belakang lagi. Tentu akan ada perubahan saat melawan Vietnam nanti," lanjutnya.

Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam di matchday kedua. Duel tersebut akan berlangsung di Stadion My Dinh, Minggu (24/3/2019).

Sumber : detik.com