Prancis Vs Islandia: Giroud Mengejar Rekor Platini

Olivier Giroud (Reuters/Valentyn Ogirenko)
25 Maret 2019 14:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, PARIS - Diam-diam menghanyutkan. Pribahasa itu tampaknya cocok menggambarkan performa Olivier Giroud bersama Timnas Prancis.

Meski hanya menjadi pilihan kedua di level klub, Giroud hampir selalu menjadi bomber pilihan nomor satu Timnas Prancis. Bahkan, penyerang berusia 32 tahun tersebut mampu menyejajarkan dirinya dengan striker ikonik Prancis, David Trezeguet, sebagai pencetak gol terbanyak ketiga dalam sejarah tim Ayam Jantan.

Giroud menembus 34 gol bersama Prancis setelah merobek gawang Moldova pada laga perdana timnya di Grup H Kualifikasi Euro 2020, Sabtu (23/3) dini hari WIB. Dia pun menyamai rekor Trezeguet yang juga menyokong 34 gol untuk Ayam Jantan ketika masih aktif bermain.

Kini, Giroud berambisi mengejar rekor Michel Platini yang menempati urutan kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak dalam sejarah Prancis. Pemain yang akrab disapa Olive tersebut perlu tujuh gol lagi untuk bersanding dengan Platini yang mengemas 41 gol untuk Ayam Jantan. Sedangkan top scorer sepanjang masa Prancis masih dipegang Thierry Henry dengan 51 gol.

"Kebanggaan yang luar biasa bisa berada di podium ini [pencetak gol terbanyak ketiga Prancis], namun sekarang saya harap bisa mencetak gol lebih banyak lagi untuk mendekati rekor Michel Platini," ujar Giroud, seperti dilansir l'equipe.fr, Minggu (24/3/2019).

Giroud bisa jadi terus mendekati rekor Platini ketika Prancis menjamu Islandia pada laga kedua Grup H Kualifikasi Euro 2020 di Stade de France, Paris, Selasa (26/3) pukul 02.45 WIB. "Kami akan maju selangkah demi selangkah. Beberapa laga akan datang, saya akan berusaha sebaik mungkin dan mendekati rekor legenda [Platini]," lanjut Giroud.

Prancis memiliki kenangan manis melawan Islandia di Paris. Les Bleus, julukan lain Timnas Prancis, membantai Islandia 5-2 pada perempat final Euro 2016 di Stade de France. Saat itu, Prancis berhasil menghentikan Islandia yang menjadi kuda hitam di Euro 2016. Menariknya, Giroud menyokong dua gol untuk Les Bleus ke gawang tim dari negara yang terkenal dengan auroranya tersebut.