Resmi! Joko Driyono Ditahan Satgas Antimafia Bola

Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (tengah) didampingi Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha (kanan) menjawab wartawan saat akan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (24/1 - 2019). (Antara/Reno Esnir)
25 Maret 2019 18:25 WIB Newswire Indonesia Share :

Solopos.com, JAKARTA - Satgas Antimafia Bola resmi menahan plt Ketua Umum PSSI joko Driyono. Pria yang akrab disapa Jokdri itu ditangkap atas kasus dugaan pengaturan skor.

Menggutip detik.com, Senin (25/3/2019), Jokdri ditahan Satgas Antimafia Bola di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Dia bakal ditahan selama 20 hari sejak hari ini. "Saat ini proses penyidikan berjalan. Semoga kita bisa tuntaskan, termasuk berkas perkara JD, yang dilakukan penahanan hari ini," ujar Kepala Satgas Anti Mafia Bola Polri, Brigadir Jenderal Hendro Pandowo, di Mabes Polri.

"Dalam proses pemeriksaan hingga Maret, tersangka beberapa kali tidak hadir. Maka, pada hari ini, 25 Maret 2019, Saudara JD hadir dan tadi pukul 10.00 WIB, dilakukan pemeriksaan," imbuhnya.

Seperti diketahui, Jokdri sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus perusakan barang bukti yang berkaitan dengan pengaturan skor di sepak bola nasional. Oleh karenanya, Jokdri terjerat tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan atau memasuki dengan cara membongkar, merusak, atau menghancurkan barang bukti.

Oleh kepolisian, Jokdri dikenakan pasal 363 KUHP terkait pencurian dan pemberatan, kemudian pasal 232 KUHP tentang perusakan pemberitahuan dan penyegelan. Lalu, pasal 233 KUHP tentang perusakan barang bukti dan yang terakhir adalah pasal 235 KUHP terkait perintah palsu untuk melakukan tindak pidana yang disebutkan di pasal 232 KUHP dan 233 KUHP.

Selain Jokdri, sejauh ini sudah ada 15 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah para anggota Exco PSSI, anggota Komisi Disiplin PSSI, Komite Wasit, wasit, juga sopir Jokdri, Muhammad Mardani alias Dani, Musmuliadi alias Mus seorang pesuruh di PT Persija, dan Abdul Gofar pesuruh di PSSI. Tiga nama terakhir menjadi pemantik tersangkutnya Jokdri sebagai tersangka.

Sumber : detik.com