Malta 0-2 Spanyol: Enggan Selebrasi demi Enrique

Ekspresi Alvaro Morata setelah mencetak gol kedua Spanyol ke gawang Malta pada laga di Ta' Qali National Stadium, Ta' Qali, Rabu (27/3/2019) dini hari WIB. (Reuters - Darrin Zammit Lupi)
28 Maret 2019 02:30 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, TA’QALI--Timnas Spanyol memilih tak merayakan kemenangan mereka setelah menekuk Malta 2-0 pada laga Grup F Kualifikasi Euro 2020 di Ta'Qali National Stadium, Rabu (27/3/2019) dini hari WIB.

Itu karena mereka ikut bersedih dengan masalah yang menimpa pelatih Luis Enrique. Sergio Ramos cs. bermain tanpa didampingi Enrique pada duel ini. Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) sebelumnya mengonfirmasi Enrique tidak bisa mendampingi timnya karena persoalan keluarga yang sangat urgen.

Namun, RFEF tidak menjelaskan secara detail apakah masalah keluarga yang akhirnya memaksa Enrique kembali ke Spanyol. Federasi Sepak Bola Spanyol itu hanya meminta kepada semua pihak untuk menghormati dan memberi kebebasan privasi kepada Enrique terkait persoalan ini.

La Furia Roja, julukan Timnas Spanyol, lantas didampingi asisten pelatih Roberto Mareno. Meski tidak ada Enrique di pinggir lapangan, La Furia Roja tetap menang dengan skor 2-0. Dua gol Spanyol diborong Alvaro Morata, masing-masing pada menit ke-31 dan ke-73.

"Kami selalu ingin menang di setiap laga, namun hari ini kami punya motivasi ekstra, kami ingin menang demi pelatih kami, kami mendukungnya sampai akhir," jelas Morata, seperti dilansir Reuters.

Moreno tak menampik sangat terbebani karena harus menggantikan posisi Enrique secara mendadak. "Ini hari terberat dalam karier profesionalku. Saya harap hal ini tidak pernah terjadi lagi," ungkapnya, seperti dikutip marca.com.

Kapten Timnas Spanyol, Sergio Ramos, mendedikasikan kemenangan ini kepada Enrique. Dia memahami situasi yang terjadi dengan sang pelatih. "Ini situasi yang rumit dan berpengaruh ke grup meski ini masalah pribadi sang pelatih. Dalam kelompok ini kami keluarga dan kami merasa persoalan pribadi tidak mudah dilalui, saya harap situasinya membaik dan bisa bersama kami pada Juni nanti [jeda internasional berikutnya]," jelas Ramos.

Beberapa figur sepak bola asal Spanyol tak segan untuk meninggalkan tim atau grupnya dengan alasan keluarga. Sebelum Enrique, geladang Manchester City asal Spanyol, David Silva, beberapa kali pamit dari klubnya karena menunggui anaknya yang lahir prematur pada musim lalu.