5 Pemain Anyar Persis Solo Segera Bergabung

Peserta seleksi tim Persis Solo unjuk kemampuan di Stadion Sriwedari, Solo, Rabu (13/2 - 2019). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
31 Maret 2019 20:25 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO - Lima pemain anyar Persis Solo akan bergabung dalam sesi pengukuran kondisi tubuh di pusat gym Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang berada di kawasan Manahan, Senin (1/4/2019) sore. Mereka bersama 16 pemain yang telah diikat kontrak oleh manajemen Persis akan memulai langkah awal menuju perhelatan Liga 2 Indonesia musim 2019.

Kedatangan lima pemain tersebut menjadi hal yang ditunggu banyak pihak. Kehadiran mereka bakal menjadi angin segar bagi para suporter pendukung yang dengan setia memberikan dorongan bagi kemajuan Laskar Sambernyawa.

Amunisi baru Persis juga bakal menjawab tanya terkait persiapan dan keseriusan Persis mengikuti kasta kedua liga sepak bola di Indonesia. “Akan hadir lima pemain baru. Pelaksanaan pengukuran kondisi setelah waktu asar,” ujar Manajer Persis, Langgeng Jatmiko, saat dihubungi Solopos.com, Minggu (31/3/2019).

Namun, Langgeng enggan membeberkan identitas nama-nama pemain rekrutan teranyar Persis tersebut. Yang pasti, nama-nama pemain tersebut memang sudah menjadi incaran Persis yang kini dinahkodai Agus Yuwono (AY).

Pelatih Persis Agus Yuwono (AY) memang telah menyusun agenda perdana tatap mukanya bersama para pemain dengan pengukuran kondisi tubuh. Setelah itu, pemain akan diminta beradaptasi pada program pre-session jelang Liga 2 Indonesia.

Rencananya, jika kondisi fisik masing-masing pemain berada di atas 70 persen, tim pelatih bisa langsung memberikan program lanjutan. Namun, jika hasilnya belum sesuai, tim pelatih akan fokus pada penguatan kondisi fisik terlebih dahulu.

Selanjutnya, setelah melakukan pengukuran kondisi, seluruh pemain yang telah menjadi amunisi Persis musim ini tersebut akan mengikuti latihan ringan perdana pada Selasa (2/4/2019) sore. AY mengungkapkan, lengkap atau belum lengkap, persiapan tim tetap harus dilaksanakan. Ia telah menyiapkan program latihan bagi anak asuhnya.

“Jangan dikira pelatih lokal tidak punya program latihan. Kami punya,” kata dia.