Cara Gila Moise Kean Melawan Rasisme

Moise Kean (Instagram)
03 April 2019 14:25 WIB Ahmad Baihaqi Dunia Share :

Solopos.com, CAGLIARI - Striker muda Juventus, Moise Kean, mendapat serangan rasialisme saat menghadapi Cagliari dalam lanjutan Liga Italia. Kean pun memiliki cara tersendiri untuk melawan perlakuan rasial.

Duel Juventus melawan Cagliari itu dilangsungkan di Sardegna Arena, Rabu (3/4/2019) dini hari WIB. Di laga itu, Juve menang dengan skor 2-0. Dua gol Si Nyonya Tua dilesakkan oleh Leonardo Bonucci dan Kean.

Kean lantas melakukan selebrasi yang kontroversial. Dia merentangkan tangan di depan tribune ultras Cagliari. Menurut striker 19 tahun itu, selebrasi tersebut merupakan bentuk perlawanannya terhadap tindakan rasial.

"Cara terbaik untuk menanggapi rasisme," tulis Kean dengan mengunggah foto perayaan golnya.

Kendati demikian, cara Kean melawan Rasisme itu tak sepenuhnya disetujui oleh Bonucci. "Kean tahu bahwa ketika dia mencetak gol, dia harus fokus merayakan bersama rekan satu timnya. Dia tahu dia bisa melakukan sesuatu yang lain," kata Bonucci seperti dikutip dari Sky Sport Italia.

"Ada ejekan rasis setelah gol, Blaise [Matuidi] mendengarnya dan marah. Saya pikir kesalahannya adalah 50-50, karena Moise seharusnya tidak melakukan itu dan suporter seharusnya tidak bereaksi seperti itu."

"Kami adalah profesional, kami harus memberikan contoh dan tidak memprovokasi siapa pun," lanjutnya.