Rekor Mike Dean! Sudah Keluarkan 100 Kartu Merah di Liga Inggris

Mike Dean (Reuters/Andrew Boyers)
03 April 2019 23:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, WOLVERHAMPTON - Mike Dean mencatatakan rekor dalam sejarah perwasitan di Liga Premier Inggris. Pria berusia 50 tahun itu menjadi wasit pertama di kompetisi kasta tertinggi di Negeri Ratu Elizabeth II ini yang mengeluarkan 100 kartu merah.

Kartu merah ke-100 dari kantong Dean diberikan kepada bek Manchester United, Ashley Young, dalam pertandingan di markas Wolverhampton Wanderers, di Molineux Stadium, Rabu (3/4/2019) dini hari WIB.

Wasit yang menekuni pekerjaannya selama 19 tahun sebagai pengadil pertandingan ini tanpa ampun memberi kartu kuning kedua kepada Young setelah bek United melanggar dengan mengangkat kaki ketika menghentikan penyerang Wolves, Diego Jota, sekitar menit ke-57. Khusus musim ini saja, Dean telah mengeluarkan 10 kartu merah, paling banyak di antara wasit Liga Inggris lain.

Young mejadi pemain berbeda ke-67 yang diusir wasit kelahiran Wirral, Inggris Barat Daya, tersebut. Dean mengungguli koleganya, Martin Atkinson yang mengusir 58 pemain berbeda dan Andre Marriner yang memberi kartu merah kepada 50 pemain berbeda.

Dean memang menjadi salah satu wasit paling populer di Liga Premier Inggris karena jatahnya memimpin laga. Dia memimpin pertandingan paling banyak di kompetisi ini, dengan 477 kali. Dia mengungguli Atkinson yang memimpin 373 laga dalam kariernya di Liga Premier.

Rasionya dalam mengusir pemain per laga juga membuatnya semakin menjadi sorotan. Dean rata-rata mengeluarkan 0,21 kartu merah per pertandingan. Dia masuk daftar sembilan besar wasit yang memiliki rasio tertinggi dalam mengeluarkan kartu merah per laga dalam sejarah Liga Premier Inggris.

Sementara itu, Pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer, menyayangkan pelanggaran Young yang berakibat kartu kuning kedua itu. Karena timnya terpaksa bermain 10 orang dalam kurun waktu sekitar 30 menit tersisa.

"Mungkin itu keputusan buruk [yang dilakukan Young] namun dalam momen yang memanas, dia pikir bisa meraih bola [yang dibawa Jota]. Itu [kakinya] sedikit lebih tinggi. Saya pikir Ash [sapaan Ashley Young] akan tetap menapakkan kakinya," jelas Solksjaer, seperti dikutip guardian.com.