Real Madrid Vs Eibar: Menang atau Kehilangan Kepercayaan

Real Madrid (Reuters/Sergio Perez)
05 April 2019 22:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, MADRID — Bagai berjalan di gurun pasir. Ungkapan itu agaknya dapat menggambarkan perjuangan Real Madrid dalam dua bulan ke depan. Meski sudah kembali “memanggil” Zinedine Zidane, Madrid faktanya masih terseok-seok di Liga Primera setelah pekan lalu dibekuk Valencia 1-2.

Butuh keajaiban untuk merebut hati fans lantaran mereka juga telah pasti tanpa gelar Liga Champions dan Copa del Rey musim ini. Kelesuan pendukung Madrid kembali terlihat saat tim mereka menjamu Huesca, Senin (1/4/2019) lalu. Dalam laga yang dimenangi Madrid dengan skor 3-2 itu, hanya ada sekitar 50.000 pendukung yang memadati Santiago Bernabeu.

Itu menjadi salah satu titik terendah kedatangan suporter dalam beberapa tahun terakhir di markas Madrid. Media Spanyol, Marca, mengatakan hanya dua hal yang mampu mengembalikan antusiasme pendukung Madrid, mendatangkan pemain terbaik atau meraih hasil positif.

Laga pekan ke-31 melawan Eibar di Bernabeu jelas tak boleh disia-siakan Karim Benzema dkk. jika ingin merebut hati Madridista. Hasil seri apalagi kalah tentu hanya seperti menggarami luka yang menganga. Selain mengembalikan kepercayaan fans, tiga poin bakal sangat berarti untuk menjaga persaingan menuju runner up Liga Primera. Saat ini Los Blancos masih tertinggal lima poin dari rival sekota, Atletico Madrid, di posisi kedua.

Mantan bintang Madrid, Guti Hernandez, meyakini Los Blancos tidak benar-benar sedang terpuruk meski meraih rentetan hasil buruk musim ini. Dia menilai Madrid hanya tengah melalui siklus alamiah yang menghampiri tim besar. Pada kurun 2003-2006, Madrid pernah hanya memenangi satu titel yakni Piala Super Spanyol.

Periode sulit kembali muncul pada 2008-2011 saat El Real hanya memenangi Piala Super Spanyol dan Copa del Rey. “Ini adalah siklus dan itu pasti terjadi, biasa terjadi. Saya yakin tim akan segera bangkit,” ujar Guti seperti dilansir Marca, Jumat (5/4/2019).

Namun Eibar tampaknya bukan tim yang mudah saja memberi karpet merah bagi kebangkitan Madrid. Dalam pertemuan pertama di Ipurua musim ini, Madrid dipermak 0-3 lewat gol Gonzalo Escalante, Sergi Enrich dan Kike. Tim tamu juga baru saja memutus streak tiga laga tanpa kemenangan dengan menekuk Rayo Vallecano 2-1 pekan lalu.

Meski demikian, anak asuh Zinedine Zidane bisa memanfaatkan catatan buruk Eibar ketika bermain tandang. Tim arahan Jose Mendilibar itu tanpa kemenangan dalam 10 laga tandang terakhir, empat di antaranya berujung kekalahan. Fakta tersebut membuat misi balas dendam Madrid cukup realistis, apalagi musim lalu Eibar pernah dihajar 0-3 di Bernabeu.