Everton Vs Arsenal: The Gunners Dihantui Kutukan Tandang 

Arsenal (Reuters/John Sibley)
07 April 2019 14:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LIVERPOOL - Fans Arsenal mulai optimistis bisa menyaksikan tim kesayangan mereka kembali berlaga di Liga Champions musim depan setelah absen selama dua tahun beruntun.

Persaingan untuk memperebutkan dua slot terbawah di zona big four Liga Premier musim ini sangat  memanas dengan diperebutkan empat tim, Tottenham Hotspur, Arsenal, Chelsea, dan Manchester United. Jarak keempat tim tersebut sangat tipis. 

Arsenal yang bertengger di posisi keempat klasemen, alias batas terakhir zona Liga Champions, hanya tertinggal sebiji poin dari Spurs yang berada di urutan ketiga. Arsenal juga hanya unggul selisih gol atas Chelsea dan unggul dua poin atas United. Dengan catatan, Arsenal masih menyisakan satu laga lebih banyak ketimbang ketiga rival mereka.

Tapi Arsenal bisa naik ke peringkat ketiga dan memimpin persaingan panas zona big four tersebut apabila bisa menaklukkan Everton di Goodison Park, Minggu (7/4/2019) pukul 20.05 WIB. Masalahnya, Arsenal memiliki track record tandang yang buruk musim ini. 

The Gunners hanya menang sekali dalam delapan laga away terbaru mereka. Pasukan Unai Emery juga tercatat sebagai satu-satunya tim yang belum pernah mencetak clean sheet di laga tandang Liga Premier musim ini. Padahal jika ditengok dari tujuh laga tersisa Arsenal di Liga Premier musim ini, lima di antaranya merupakan laga away. Salah satunya di markas Everton malam nanti. 

"Kami semakin tampil lebih baik dan sangat kompetitif di kandang. Kami ingin tampil yang sama ketika bermain tandang namun kami sadar itu sulit, karena tim mana pun yang bermain di kandang mereka merasa lebih baik," ujar Emery, seperti dilansir worldsoccertalk.com, Sabtu (6/4/2019).

Emery kemungkinan besar akan menduetkan Pierre-Emerick Aubameyang dengan Alexandre Lacazette di lini depan timnya. Kali terakhir Arsenal berjumpa Erverton, dua bomber luar Inggris itu sama-sama mencatatkan nama di papan skor.

Everton sendiri dalam momen bangkit sejak menjalani jeda 17 hari pada Februari lalu. Tim yang dinakhodai Marco Silva ini mendulang 10 poin dalam lima laga terbaru mereka. Salah satu performa brilian dipertontonkan Jordan Pickford dkk. ketika menundukkan Chelsea 2-0 di Goodison Park, 17 Maret lalu. Pada akhir pekan lalu, The Toffees, julukan Everton, juga menang dengan skor 2-0 di markas West Ham United.

Pickford menjadi elemen penting peningkatan performa Everton. Tapi, kiper berusia 25 tahun itu  bisa pecah konsentrasi setelah diduga terlibat insiden kerusuhan di luar sebuah pub di Sunderland yang video-nya sedang santer beredar di media sosial. Polisi bahkan sedang menyelidiki insiden tersebut.

"Jika Anda bertanya kepadaku sebagai seorang manajer, dan sebagai sebuah tim, saya jelas tidak bahagia dengan apa yang terjadi," ujar Silva, seperti dilansir bbc.com.