Persis Solo Selangkah Lagi Rekrut Eks Kiper PSIS Semarang

Aji Bayu. (Istimewa)
07 April 2019 16:25 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, KARANGANYAR — Persis Solo segera mengamankan servis Aji Bayu setelah eks kiper PSIS Semarang itu lolos masa seleksi (trial). Dalam waktu dekat, sang pemain bakal disodori kontrak setelah mendapat rekomendasi dari Pelatih Persis, Agus Yuwono. Kehadiran Aji Bayu bakal melengkapi komposisi kiper yang sebelumnya sudah dihuni Sukasto Effendi dan Andri Prabowo.

Rencana perekrutan Aji Bayu disampaikan Agus Yuwono seusai menjalani uji tanding melawan PS Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo di Lapangan Lanud Adi Soemarmo, Colomadu, Sabtu (6/4/2019). Menurut Agus, Aji Bayu memiliki kualitas untuk menjadi palang pintu terakhir Laskar Sambernyawa.

Eks kiper Persiba Balikpapan itu menyingkirkan kandidat lain yakni Choirul Ritonga yang sama-sama menjalani trial sejak Kamis (4/4/2019). “Betul, [Aji Bayu] sudah direkomendasikan. Semoga tidak ada kendala dalam proses negosiasi,” ujar Agus Yuwono.

Jika kiper 25 tahun tersebut resmi merapat, Persis bakal mengantongi 21 pemain untuk mengarungi Liga 2 2019. Agus Yuwono mengaku butuh sekitar tiga pemain lagi untuk melengkapi skuat musim ini. Sang pelatih mengklaim sudah memiliki nama ketiga pemain tersebut.

Menurut Agus, mereka tak perlu menjalani masa trial karena sudah memiliki pengalaman. Namun dia masih enggan membeberkan nama pemain tersebut. “Incaran sudah ada, tinggal eksekusi. Yang jelas posisinya gelandang dan stoper,” tutur pelatih asal Malang ini.

Sementara itu, empat pemain trial yang mencoba peruntungan yakni Rio Valentino, Harris Adyatama, Helmi dan Cipto resmi dipulangkan pada Sabtu. Mereka dianggap belum memenuhi kriteria Persis. Adapun pelatih memutuskan menambah waktu trial satu pemain lain, Dwi.

Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, meminta Agus Yuwono tak menafikan potensi lokal dalam penyusunan skuat Persis musim ini. Lelaki yang akrab disapa Rio ini menilai talenta asli Solo perlu diberi tempat di tim Persis.

“Ada baiknya slot yang tersisa diberikan pada pemain Solo seperti Dedi Cahyono. Permainannya sudah tak perlu diragukan, saya dengar dia sekarang juga belum punya klub. Sebagai tim Solo, Persis juga perlu berkontribusi dalam pengembangan talenta putra daerah,” ujarnya kepada Solopos.com.