Materi Pemain Berbeda, Persis Solo Tetap Gunakan Formasi Lama

Agus Yuwono (Solopos/Ivan Andimuhtarom)
08 April 2019 20:25 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO - Persis Solo musim 2019 memiliki materi pemain yang jauh berbeda dengan musim sebelumnya. Padahal, mereka kini ditangani oleh pelatih yang sama, Agus Yuwono.

Banyak pertanyaan muncul di kalangan penikmat sepak bola soal formasi yang bakal dipakai pelatih asal Malang tersebut. Namun, AY menyatakan dia tetap bakal menggunakan formasi favoritnya, 4-2-3-1.

“Ke depan saya berencana tetap menggunakan formasi standar 4-2-3-1. Cuma tentu dengan berbagai variasi menyesuaikan situasi,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Senin (8/4/2019).

Ia menyebut, formasi itu juga sudah di pakai saat Laskar Sambernyawa menghadapi PSS Sleman di ajang celebration game di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Januari 2019 lalu. Dengan berbekal amunisi pemain yang berbeda, kini AY harus bereksperimen untuk menentukan pemain yang pas untuk mengisi posisi yang tersedia.

Namun, AY kini belum terlalu pusing dengan penempatan pemain. Dia ingin menggembleng pemain untuk memperbaiki kondisi fisik mereka. “Hari ini pemain masih lanjut latihan untuk conditioning di Lapangan AURI, Colomadu Karanganyar,” terangnya.

Dia mengaku tak terlalu memaksa para pemain segera mendapatkan performa fisik puncak. Mereka dilatih dengan porsi tertentu sehingga performa meningkat secara perlahan-lahan. “Yang penting pemain mengerti mereka semakin berkembang. Latihan saya buat bertahap,” katanya.

AY memiliki keyakinan pencapaian puncak sebelum liga bergulir tak baik untuk klub. Menurutnya, peningkatan kondisi harus terjadi bertahap sehingga mereka bisa mencapai puncak saat liga berjalan. “Kalau performa puncak di sini [saat latihan], kondisi mereka justru bakal menurun saat liga berlangsung.”

Sementara itu, Manajer Persis, Setiawan Muhammad, mengatakan masih mempelajari kontrak pemain satu per satu. Menurutnya, ia juga bakal berdikusi dengan pelatih soal pemain-pemain yang sudah diikat kontrak untuk memperkuat Laskar Sambernyawa.