Tottenham Hotspur Vs Manchester City: Berharap Tuah Stadion Megah

Tottenham Hotspur (Reuters/Matthew Childs)
09 April 2019 15:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON - "Klub yang memiliki stadion besar harus berperilaku layaknya klub besar pula." Begitulah kira-kira pernyataan Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menjelang pembukaan kandang baru timnya yang bernilai 1 juta miliar poundsterling (Rp18,5 triliun) pekan lalu.

Stadion yang diberi nama Tottenham Hotspur Stadium tersebut berkapasitas 62.062 orang. Jumlah itu hampir dua kali lipat lebih banyak ketimbang markas lawa Spurs, White Hart Lane yang hanya mampu menampung sekitar 36.000 penonton.

Desain Tottenham Hotspur Stadium tak kalah mewah dibandingkan markas klub-klub besar Eropa. Stadion ini memiliki lengkungan atap yang mirip markas Marseille, Orange Velodrome. Stadion baru Spurs ini juga dilengkapi tribune standing berkapasitas 17.500 fans yang tak kalah riuh dibandingkan Yellow Wall milik Borussia Dortmund di Signal Iduna Park. Untuk menggapai area itu, penonton harus naik 220 langkah terlebih dahulu.

Sementara di bagian luar, Tottenham Hotspur Stadium dibanding-bandingkan dengan kandang Bayern Munich, Allianz Arena, karena dilengkapi lampu LED pada 720 panel kaca. Fasilitas lain di stadion ini tak kalah mencengangkan, seperti alat pengeras suara canggih dan singgasana untuk pelatih di ruang jumpa pers.

"Jika Anda ingin membandingkan dengan Barcelona, Bayern Munich, Juventus, atau Real Madrid, Anda tidak lagi berpikir bahwa Anda adalah Tottenham [yang punya stadion] dengan kapasitas 36.000 orang. Kami harus berpikir seperti sebuah klub besar dan itu langkah penting yang harus kami lakukan," ujar Pochettino, seperti dilansir standard.co.uk, Senin (8/4).

Seperti kata Pochettino, Spurs harus memperlihatkan diri sebagai klub besar layaknya rumah baru yang mereka tinggali saat menjamu Manchester City, pada leg pertama perempat final Liga Champions, di Tottenham Hotspur Stadium, London, Rabu (10/4/2019) pukul 02.00 WIB.

Spurs telah merasakan atmosfer markas baru mereka dengan menundukkan Crystal Palace yang menjadi tamu resmi pertama mereka di Tottenham Hotspur Stadium. Tim London Utara ini menang dua gol tanpa balas, lewat gol Son Heung-min dan Christian Eriksen.

Nah, City bakal menjadi tamu kedua Spurs di stadion ini. Harry Kane dkk. berharap tuah stadion megah mereka terus berlanjut ketika melawan Josep "Pep" Guardiola. Sebab, dalam dua pertemuan sebelumnya, Spurs selalu keok ketika menjamu City. Dua kekalahan di Liga Premier itu diderita Dele Alli cs. ketika masih menempati kandang sementara mereka, Stadion Wembley.

Kubu City sendiri tidak gentar untuk berkunjung ke markas baru Spurs. Playmaker City, Kevin de Bruyne, bahkan menilai markas baru Tottenham Hotspur Stadium tidak lebih mengesankan ketimbang Wembley yang berkapasitas 80.000 penonton.

"Semua orang bicara mengenai stadion ini seperti sesuatu yang spesial. Semua tim punya stadion. Setiap suporter juga demikian. Saya tidak melihat ada bedanya. Mereka mungkin sedikit lebih antusias, namun akhirnya itu sebuah stadion dengan suporter. Jika kami pergi ke Wembley [markas sementara Spurs] dengan 80.000 orang berbanding di sana [stadion baru Spurs] dengan 62.000 orang, itu akan sama saja," jelas KDB, sapaan Kevin de Bruyne.