2 Mantan Pemain Timnas Junior Merapat ke Persebi Boyolali

Persebi Boyolali (Istimewa)
12 April 2019 15:25 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, BOYOLALI - Keseriusan Persebi Boyolali menatap Liga 3 Indonesia musim 2019 tak perlu diragukan lagi. Yang terbaru, Laskar Pandan Arang merekrut tiga penyerang sekaligus pada Kamis (11/4/2019).

Tak main-main, dua di antara tiga pemain tersebut pernah memperkuat Timnas Indonesia junior. Mereka adalah Gatot Wahyudi, dan Adha Nurohim. Satu nama lain adalah Riky Julian. Ketiganya sudah bergabung untuk mengikuti latihan bersama Pelatih Persebi Ahmad Sukisno sejak awal pekan lalu. Mereka dikontrak untuk satu musim.

Gatot Wahyudi pernah berseragam PSIS Semarang dan Timnas Indonesia U-16. Musim lalu, Gatot memperkuat Persijap Jepara. Sementara Adha Nurohim pernah masuk Timnas Indonesia U-19 dan Persela Lamongan U-19. Musim lalu, ia memperkuat PSIP Pemalang. Sedangkan Riky Julian adalah mantan striker Persis GR pada 2017. Ia kemudian memperkuat Persab Brebes pada 2018.

Manajer Persebi Kukuh Hadi Atmo, mengatakan kekuatan Persebi semakin lengkap dengan bergabungnya tiga pemain tersebut. Kini, Persebi telah memiliki 24 pemain untuk bersaing di Liga 3 Indonesia musim ini.

"Hari ini sudah sepakat. Kami sedang membuatkan kontrak resminya. Besok [Jumat, 12/4/2019] saya yakin mereka bisa tanda tangan kontrak tersebut," ujarnya saat dihubungi Solopos.com.

Dia menyebut ketiga pemain itu disodori tawaran kontrak karena pelatih menilai mereka mampu menjadi amunisi Persebi. Apalagi, ketiganya juga sudah mengikuti latihan bersama dengan pemain-pemain lainnya.

Manajer yang akrab disapa Tatang itu mengatakan Riky memiliki kelebihan yaitu bisa dimainkan di tengah maupun di depan. Sedangkan dua pemain lain sudah teruji di tim sebelumnya. "Skuat kami sudah cukup. Kiper sampai penyerang sudah ada dua pasang. Penyerangnya malah ada empat dan ada tiga pemain berposisi kiper," kata dia.

Pelatih Persebi, Ahmad Sukisno berharap skuat yang ada kelak dapat memberi prestasi membanggakan bagi warga Boyolali. "Saya mohon doanya, " ujarnya.