Liverpool Vs Chelsea: Kans Mohamed Salah Bungkam Chant Rasialis

Mohamed Salah (Reuters/Phil Noble)
14 April 2019 21:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LIVERPOOL - Kasus rasialis kembali terjadi di sepak bola Eropa. Kali ini, penyerang Liverpool, Mohamed Salah, yang menjadi sasarannya.

Anehnya, insiden itu terjadi ketika Salah justru tidak ada dalam pertandingan. Chant rasialis kepada Salah dikumandangkan suporter Chelsea di kandang Slavia Praha pada leg pertama perempatfinal Liga Europa, Jumat (12/4/2019) dini hari WIB. Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan suporter Chelsea menyanyikan lagu berbau Islamophobia dengan menyebut "Salah bomber muslim" dalam pertandingan tersebut. 

Baik Chelsea maupun Slavia Praha telah membuat pernyataan untuk mengusut kasus itu. Chant rasialis untuk Salah itu juga mengundang reaksi keras dari Manajer Liverpool, Jurgen Klopp. "Itu menjijikkan, contoh lain yang seharusnya tidak terjadi," kata Klopp, seperti dilansir liverpoolecho.co.uk, Sabtu (13/4/2019).

"Kita tidak boleh melihatnya sebagai masalah Chelsea atau Liverpool. Namun ini sinyal ada sesuatu yang salah yang harus sama-sama kita singkirkan pada momentum saat ini. Saat ini baru sedikit yang berani melawannya, namun semakin besar reaksinya, itu akan lebih mudah dicegah agar kejadian serupa tidak terulang lagi," imbuhnya.

Liverpool tentu tak mau insiden rasialis menimpa Salah ketika tim asal Merseyside ini menjamu Chelsea di Anfield, Minggu (14/4/2019) pukul 22.30 WIB. Klopp juga hampir pasti tetap memainkan Salah di lini depan timnya. Ini justru bisa dijadikan kesempatan bagi Salah membungkam cemoohan fans mantan klubnya itu.

Musim ini, Salah moncer dengan 23 gol di semua kompetisi. Sejak melepaskan jersey Chelsea pada 2015, winger asal Mesir tersebut empat kali bertemu mantan klubnya asal London Barat ini. Sayangnya, pemain berusia 26 tahun ini hanya mencetak satu gol. Ironisnya, Salah belum mampu membawa Liverpool menang melawan mantan klubnya tersebut, dengan dua kali imbang dan dua kali kalah.