Gara-Gara Jersey, Duel Milan-Lazio Sisakan Perseteruan

AC Milan vs Lazio (Reuters/Daniele Mascolo)
14 April 2019 19:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, MILAN — AC Milan berhasil menundukkan Lazio dengan skor 1-0 dalam laga krusial memperebutkan tiket ke Liga Champions musim depan. Namun kemenangan yang diraih di San Siro, Minggu (14/4/2019) dini hari WIB, itu sedikit ternoda karena aksi kurang simpatik yang dilakukan pemain Milan seusai pertandingan.

Tiemoue Bakayoko dan Franck Kessie kedapatan mengarak jersey bek Lazio, Francesco, Acerbi, sebagai bentuk sindiran kepada sang pemain. Beberapa pemain Milan tampak mengikuti dari belakang. Tak hanya itu, Bakayoko juga sempat mengunggah foto kostum Acerbi di Instastory dengan tulisan AC Milan, yang bermaksud menyindir sang lawan.

Usut punya usut, aksi itu adalah balasan atas komentar sinis Acerbi kepada Rossoneri. Bek Lazio itu sempat menyebut timnya jauh lebih baik dari Milan dan akan memenangkan pertandingan. Faktanya, hal tersebut tak terbukti di hari-H setelah Kessie menjadi penentu kemenangan Milan lewat eksekusi penalti di menit ke-79.

Acerbi pun menyayangkan ulah para pemain Milan itu. Awalnya dia berniat bertukar jersey untuk mengakhiri keributan. Namun kostumnya justru menjadi bahan olok-olok. “Saya kecewa karena saya menukar jersey untuk mengakhiri cerita. Membangkitkan kebencian bukanlah olahraga, tapi tanda kelemahan,” cuit Acerbi, sambil mengunggah foto pemain Milan yang membentangkan jersey, dalam twitter-nya.

Striker Lazio, Ciro Immobile, ikut nimbrung dengan meminta rekannya tak perlu menanggapi aksi Kessie dan Bakayoko. “Sudahlah, itu hanya dua lelaki kecil,” cuitnya di twitter. Bakayoko sendiri langsung meminta maaf atas tindakannya. “Itu bercanda. Saya tidak bermaksud tidak menghormati siapapun. Saya minta maaf kepada Acerbi kalau dia tersinggung,” ujar pemain asal Prancis itu.


Pelatih Milan, Gennaro Gatttuso, bahkan sampai merasa perlu meminta maaf atas ulah anak asuhnya. Dia berharap aktivitas pemain di media sosial tidak kelewatan sehingga keributan semacam ini tak terjadi. “Kini sudah saatnya klub-klub besar mulai membatasi akun media sosial para pemain mereka. Mereka harus lebih berkonsentrasi pada latihan daripada memutar-mutar ibu jari pada ponsel mereka,” kata Gattuso dilansir Football Italia.

Kemenangan atas Lazio membuat Milan relatif aman di posisi empat dengan 55 poin dari 32 pertandingan. Adapun Lazio turun ke posisi delapan dengan 49 poin dari 31 laga.