Persis Solo Segera Boyongan ke Madiun

Para pemain Persis Solo menjalani latihan di Stadion Wilis. (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
14 April 2019 15:25 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO - Para suporter setia Persis Solo yang ada di Kota Solo dan sekitarnya tak bisa lagi dengan leluasa melihat para pemain Laskar Sambernyawa berlatih. Bahkan, mereka mungkin tak bisa setiap saat memberikan dukungan pada tim kesayangan saat tim itu berlaga di Liga 2 musim 2019. Pasalnya, tim itu bakal hijrah ke Kota Madiun setelah Pemilu 2019.

Kepindahan Tegar Hening Pangestu dkk., tak lain karena manajemen telah memutuskan kembali menggunakan Stadion Wilis sebagai stadion kandang Persis selama mengikuti Liga 2 Indonesia musim 2019. Manajemen mengambil keputusan itu setelah upaya memanfaatkan Stadion Maguwoharjo, Sleman, DIY, gagal direalisasikan. 

Pelatih Persis, Agus Yuwono (AY), mengungkapkan kepindahan seluruh skuat termasuk tim pelatih ke Madiun akan dilakukan pada 22 April 2019 mendatang. Ia sudah memberitahukan rencana itu kepada anak-anak asuhnya. “Mereka sudah saya kasih tahu semua. Tak ada masalah dengan keputusan itu,” ungkapnya saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (13/4/2019).

Pelatih asal Malang itu mengatakan setelah pindah ke Madiun, mereka kemungkinan tak akan bolak-balik Solo. Mes pemain juga akan pindah ke Kota Brem mengikuti kandang Persis musim 2019. “Perintahnya memang pindah ke Madiun. Saya menjalankan kebijakan tersebut,” ungkap AY.

Ia mengatakan kepindahan lokasi mes, latihan, dan kandang Persis tak terlalu berpengaruh kepada program latihan yang sudah ia buat. Saat ini ia masih menjalankan program pengkondisian pemain. “Setelah pindah, programnya masih melanjutkan program pengkondisian. Lalu saat Bulan Ramadan, kami tetap berlatih sembari menunggu kick off Liga 2,” terang dia.

Musim lalu, Persis menggunakan Stadion Wilis di Kota Madiun sebagai kandang sementara. Persis mulanya tak lagi melirik stadion berjarak lebih dari 100 km dari Kota Solo tersebut. Faktor kurang maksimalnya penonton jadi catatan klub. 

Penonton yang datang menonton laga maksimal hanya 4.000 orang. Itupun hanya saat awal Persis pindah ke sana pertengahan musim lalu. Setelahnya, jumlah penonton turun hingga hanya sekitar 1.000 orang per pertandingan. Namun, berbagai dinamisasi membuat manajemen akhirnya kembali memilih stadion markas Madiun Putra FC itu.